https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   15 September 2021 - 15:06 wib

Tiga Penyebab Kematian Ibu dan Bayi Tinggi Saat Pandemi

IXU
berita-headline

istimewa


Kematian ibu dan bayi di Indonesia masih menjadi perhatian khusus. Hal ini terjadi karena adanya beberapa faktor.

Agar tidak terjadi peningkatan kematian, hal ini perlu ditangani dengan serius.

Lantas apa penyebab kematian pada ibu dan bayi?

Prof. dr. Abdul Kadir, Ph.D, Sp. THT-KL (K), MARS, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes menjelaskan, ada tiga penyebab utama tingkat kematian ibu dan bayi tinggi di Indonesia,

Pertama adalah terjadinya perdarahan. Kedua adalah tidak sedikit yang meninggal karena hipertensi atau preeklampsia. Hal ini menyebabkan alami kejang-kejang pada saat hamil.

Penyebab ketiga adalah calon ibu kerap memiliki penyakit penyerta.

"Misalnya penyakit jantung, diabetes, sehingga saat melahirkan ditemukan anaknya sangat besar dan sulit untuk dilahirkan," tambah Prof. Kadir.

Masih menurut Prof. Kadir, terdapat 76 persen kasus kematian ibu terjadi saat persalinan. Hal ini terjadi karena adanya kesulitan yang kerap dialami para ibu saat dan usai persalinan.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

UAH: Manusia Cenderung Ingin Hidup Lebih Lama

INILAHCOM kedatangan tamu istimewa pada Jumat, (13/08/2021). Dia adalah Ustaz Adi Hidayat (UAH) y
berita-headline

Viral

Angka Kematian Covid-19 Hilang Kemana?

Guru Besar Fakultas Kedokteran UI Prof Tjandra Yoga Aditama mengungkapkan beberapa tanggapan terk
berita-headline

Inersia

Pandemi, Tingkat Kematian Ibu dan Bayi Lebih Tinggi

Pandemi membuat para ibu hamil menjadi sungkan ke rumah sakit. Hal itu karena rumah sakit diangga