https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   17 August 2021 - 13:01 wib

Pandemi, Ini Cara Ibu Ubah Stres jadi Emosi Positif

IXU
berita-headline

(ilustrasi: internet)

Pertanyaan: Pandemi menjadikan orang banyak di rumah saja. Lantas timbul rasa stres yang berdampak pada banyak hal. Bagaimana cara menghadapi dampak stres pada kesehatan, terutama yang sering dialami oleh seorang ibu?

Putri, 28 tahun.

Jawaban:


Anger & stress Management Specialist, Bagia A. Saputra dari The Golden Space Indonesia menjelaskan seorang ibu diharapkan bisa mengontrol emosi di tengah kondisi pandemi seperti ini.

Kondisi pandemi yang tidak pasti, bukan saja membuat para ibu menjadi stres, tetapi juga melanda para laki-laki.

Lantas bagaimana ibu tetap bisa merasa baik di tengah kondisi yang tidak pasti seperti saat ini?

Menurut American Psychological Association, stres merupakan respon fisik dan psikis terhadap pemicu stres baik dari dalam diri ataupun dari lingkungan.

Stres berdampak kepada hampir seluruh sistem biologis tubuh, emosi dan perilaku.

"Stres berdampak pada kesehatan kita dan sangat perlu untuk mengelola stres dengan baik," kata Bagia, Jakarta, baru-baru ini.

Stres dia jelaskan pada acara Twogether We Can, sering kali dihubungkan dengan emosi, dimana ini merupakan energi yang bergerak di dalam diri setiap orang.  

Ketika mengalami stres atau emosi, rasa ini tidak bisa hilang begitu saja namun energi ini dapat ditransfer.

"Tanpa kita sadari transfer emosi ini bisa aja berpindah ke anak kita yang dapat membuat mereka tidak nyaman," tambahnya.

Maka untuk menghindari hal tersebut, yang harus ibu lakukan adalah mentransformasi emosi, mengubah emosi negatif menjadi positif dengan bermeditasi.

"Menurut penelitian dengan bermeditasi dapat mengubah struktur otak kita yang terkait dengan stres, selama minimal delapan minggu berturut-turut dapat membuat lebih merasa positif," paparnya.

Saat bermeditasi tentunya akan begitu banyak pikiran berdatangan, fokuslah pada napas Anda dan keluarkan semua pikiran pikiran negatif melalui napas.

"Meditasi merupakan proses mendengarkan diri sendiri dan dapat dilakukan kapanpun, namun akan lebih baik jika bisa dilakukan pada saat matahari terbit dan saat matahari terbenam," katanya.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Dokter Reisa, Sudah Vaksin Jangan Abai Prokes

Juru bicara Penanganan covid-19 dr. Reisa Broto Asmoro menjelaskan
berita-headline

Empati

Lawan Covid-19, Yuk Bantu Sesama

Meski pemerintah telah melonggarkan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat
berita-headline

IXU

Tiga Manfaat Essential Oil untuk Kesehatan

Mengapa Essential Oil Memiliki Banyak Manfaat bagi kesehatan? Jawaban:Menu
berita-headline

Inersia

Sembilan Cara Cegah Bunuh Diri

Ketua Umum Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia, Dr. Indria Laksmi Gamayanti, M.Si.,Psikolog, m
berita-headline

Viral

Pandemi Sebabkan Kasus Bunuh Diri pada Anak di Jepang Melonjak dalam 40 Tahun Terakhir

Selama pandemi COVID-19 terjadi peningkatan kasus bunuh diri anak di Jepang. Kasus bunuh diri pad