Kamis, 26 Mei 2022
25 Syawal 1443

Jaga Pemulihan Ekonomi, Menko Airlangga Ingatkan Sinergi Kebijakan Gas dan Rem Pusat dan Daerah

Jaga Ekonomi, Menko Airlangga Ingatkan Sinergi Gas dan Rem
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Rapat Kerja Nasional Camat dalam Mendukung Penanggulangan Covid-19.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengingatkan pentingnya konsisten pemerintah daerah dan pusat dalam menjalankan kebijakan gas dan rem, terkait mobilitas masyarakat di era pandemi COVID-19. Agar upaya pemulihan ekonomi nasional tetap on the track.

“Dengan kebijakan gas dan rem dan satunya komando dari pusat sampai ke daerah, serta dengan penerapan PPKM dan micro management di level RT-RW. Alhamdulillah kita dalam waktu 5 kuartal sudah kembali di jalur positif,” kata Menko Airlangga dalam Rapat Kerja Nasional Camat dalam Mendukung Penanggulangan Covid-19 di Jakarta, Jumat (1/4/2022).

Koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, kata Menko Airlangga, termasuk Organisasi Perangkat Daerah, menjadi faktor penting dalam upaya penanganan Covid-19 dan memulihkan perekonomian nasional.
Melalui jalinan koordinasi yang erat tersebut, ekonomi nasional saat ini telah berada di jalur yang positif
seiring dengan kasus COVID-19 di Indonesia telah melandai.

Baca juga
Hari Buruh, Airlangga: Kalau Ada yang Belum Terima THR Silakan Melapor

“Pertumbuhan tahun ini diperkirakan bisa di atas 5% dengan syarat penanganan Covid-19
baik kemudian pemulihan ekonomi global diharapkan bisa mengejar walaupun ada geopolitik
di Rusia dan Ukraina,” tambah Menko Airlangga.

Penguatan sinergi antar stakeholder, termasuk di level kecamatan, dalam menangani tantangan demi tantangan dalam pandemi Covid-19 ini menciptakan proses pemulihan ekonomi yang lebih cepat dibandingkan dengan kondisi penanganan pada krisis-krisis yang pernah terjadi sebelumnya.

Menko Airlangga bilang, pemerintah terus berupaya agar tantangan-tantangan lain yang sedang dihadapi saat ini dapat tertangani dengan baik. Sebagai contoh, menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, vaksinasi booster menjadi syarat bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar tidak menimbulkan gelombang kasus baru. “Yang mudik adalah yang sudah di-booster. Jadi ini menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh
para camat karena ini akan menjadi penting agar tidak menimbulkan wave baru pandemi
COVID-19,” tegas Menko Airlangga.

Tinggalkan Komentar