Jaga Lingkungan dengan Kelola Sampah

Jaga Lingkungan dengan Kelola Sampah  - inilah.com
istimewa

Persoalan lingkungan menjadi salah satu perhatian penting yang disoroti dunia melalui tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan suatu rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia, termasuk Indonesia, guna mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan. Salah satunya adalah bagaimana mengatasi masalah lingkungan dengan mengelola sampah.

Data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tahun 2019 menyebutkan bahwa timbulan sampah di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun.

Sebanyak 15 persen dari sampah tersebut adalah sampah plastik. Salah satu penyelesaian masalah persampahan adalah model ekonomi sirkular yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, bisnis, dan lingkungan.

Baca juga  Suhu Panas Ekstrem di Atas 50 Derajat Celsius Meningkat Dua Kali Lipat

Fakta-fakta terkait sampah plastik yang sangat mengejutkan bisa Anda simak dan jangan diabaikan. Sebab, sampah plastik sangat dekat hubungannya dengan kehidupan manusia sehari-hari.

Salah satu fakta yang perlu diketahui adalah sampah plastik tilak boleh dibakar. Karena, sampán plastik yang dibakar mengandung gas rumah kaca kemudian memiliki zat dioksin serta furan.

Zat tersebut sangat bahaya bagi manusia. Meskipun dalam dosis kecil, kedua zat tersebut sangat berbaya untuk manusia dan bisa menyebabkan kematian. Edukasi terhadap pengelolaan sampah plastik terus dilakukan agar masyarakat bisa mengolah sampah plastik dengan baik.

DKI Jakarta sebagai Ibu Kota Indonesia terus berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengatasi masalah sampah. Salah satu wujud nyatanya adalah dengan berkolaborasi bersama Chandra Asri untuk mendukung program pengelolaan sampah plastik.

Baca juga  Resmi Tukangi Barcelona, Xavi Hernandez Dipandang Bakal Sukses

Kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dalam mendukung program Jakarta Recycle Center, Chandra Asri menyediakan 36.000 kantong sampah plastik daur ulang sebagai sarana pemilahan sampah yang dilakukan dari rumah, yang berhasil mengurangi sampah terbuang (all type) ke TPA hingga 80 persen.

“Ketika menjalankan tanggung jawab perusahaan, Chandra Asri berkomitmen pada tiga prinsip: People, Planet, Profit dengan mengadopsi pendekatan Environment, Social, and Governance (ESG). Memulai perjalanan bisnis yang berkelanjutan, Chandra Asri terus meningkatkan kinerja dan menciptakan kehidupan yang harmonis dengan masyarakat sekitar dan lingkungan,” papar Manager Corporate Social Responsibility Chandra Asri, Jakarta, Senin, (20/09/2021).

Baca juga  Kemasan Isi Ulang Jadi Solusi Pengurangan Sampah Plastik

Tidak heran ketika usaha pengelolaan sampah tersebut mendapat penghargaan dari Indonesia Sustainable Development Goals (ISDA) 2021. Setidaknya ada sekitar 16 penghargaan yang diraih pada gelaran ISDA 2021. Program pemilahan sampah di lingkungan kantor maupun pabrik juga kerap dilakukan.

Chandra Asri juga berkontribusi dalam pembangunan jalan aspal plastik melalui program Aspal Plastik untuk Indonesia Asri yang hingga Agustus 2021 telah digelar sepanjang 42,74 km dan 234,1 ton sampah plastik telah berhasil terkelola melalui kegiatan ini dengan berkolaborasi bersama berbagai stakeholder terkait.

Tinggalkan Komentar