Rabu, 29 Juni 2022
29 1444

Jajal Safety Car Formula E, Anies: Perut Saya Berasa Ketinggalan

Sabtu, 04 Jun 2022 - 13:26 WIB
Penulis : Harris Muda
Editor : Ibnu Naufal
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama pengunjung Formula E (Foto inilah.com)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama pengunjung Formula E (Foto inilah.com)

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menceritakan pengalamannya saat menunggangi Safety Car Formula E pagi hari jelang sesi kualifikasi, Sabtu (4/6/2022).

Sebelum kualifikasi dimulai, Gubernur Anies berkesempatan menjajal mobil safety car bermerek Porsche Taycan tersebut bersama seorang pengemudi bernama Bruno.

Dikatakan Anies, pengalaman berkendara dengan kecematan tinggi menggunakan safety car tersebut begitu luar biasa. Sampai-sampai ia merasa bagian tubuhnya ketinggalan selang digaspol oleh Bruno.

“Ya tadi mengelilingi sirkuit bersama dengan pengemudi namanya Bruno sebuah pengalaman yang luar biasa karena mobilnya berjalan sampai kecepatan hampir 200 km/jam,” kata Anies saat ditemui di sekitaran Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) Ancol, Sabtu siang.

Baca juga
Spanduk Anies Baswedan Berkibar dari Aceh hingga Papua Sambut Idul Fitri

“Dari 0 ke 100 itu sekitar 2 detik jadi rasanya seperti buat seseorang yang bukan di bidang balap mobil itu pengalaman yang luar biasa. Perut rasanya seperti ketinggalan di belakang,” kata Anies sembari tertawa.

Anies juga menyampaikan, saat itu ia mengelilingi sirkuit Ancol selama empat menit. Bruno kata Anies juga membawanya mengitari sirkuit sebanyak tiga putaran.

“Tadi muter sekitar tiga, empat sampai lima menit. Sekitar tiga putaran lah,” kata Anies.

Mobil listrik dengan nama Porsche Taycan Turbo S itu diklaim memiliki tenaga hingga 560 kW atau setara 761 tk dan torsi maksimal mencapai 940 Nm.

Baca juga
Foto: Uji Coba Halte CSW Integrasi Bus Transjakarta dengan MRT Jakarta

Sepintas Anies menyebut, ia sempat dibawa Bruno menyentuh angka 200km/jam saat mengendari mobil pabrikan Jerman tersebut.

“Saya ada rekamannya sekitar 200an (km/h) 200 dan sebetulnya bukan karena 200nya tapi karena akselerasinya cepat sekali kalau 200 bertahap pelan-pelan gitu kan,” tukas Anies.

“Ini masalahnya dari 0 langsung tinggi sekali itu luar biasa. Roller coaster kalah itu,” tuturnya.

Tinggalkan Komentar