Sabtu, 28 Mei 2022
27 Syawal 1443

Jakarta Paling Banyak Sumbang Tambahan Kasus COVID-19 di Indonesia

Siti Nadia Tarmizi - inilah.com
Siti Nadia Tarmizi

DKI Jakarta paling banyak sumbangkan tambahan kasus COVID-19 di Indonesia. Data Satuan Tugas Penanganan COVID-19, tambahan kasus pada Kamis hari ini 2.116. Hari sebelumnya, yang tercatat sebanyak 1.745 kasus.

Jakarta wilayah paling banyak kasus harian dengan jumlah 1.155 kasus. Lalu Jawa Barat 401 kasus, Banten 276 kasus, dan Jawa Timur 89 kasus.

Jumlah akumulatif kasus COVID-19 di Indonesia sejak kasus pertama kali pada Maret 2020 sampai sekarang total mencapai 4.277.644 kasus.

Penderita COVID-19 yang sudah sembuh menurut data pemerintah pada Kamis bertambah 577 orang menjadi total 4.121.117 orang.

Penambahan pasien COVID-19 yang sembuh paling banyak terjadi di DKI Jakarta (437). Lalu Banten (35), Jawa Timur (26), dan Jawa Barat (24).

Baca juga
AS Bakal Persingkat Masa Isolasi dan Karantina COVID-19

Sementara itu, jumlah pasien yang meninggal dunia karena COVID-19 tercatat bertambah tujuh orang dengan perincian satu orang dari Jawa Barat, tiga orang dari Jawa Timur, dan tiga dari Jawa Tengah.

Jumlah total penderita COVID-19 yang meninggal dunia sejak awal pandemi sampai sekarang tercatat 144.199 orang.

Penderita COVID-19 yang masih menjalani perawatan dan karantina pada Kamis tercatat sebanyak 12.328 orang, bertambah 1.532 orang dari hari sebelumnya.

Menurut Kementerian Kesehatan hingga Kamis pagi total ada 882 kasus infeksi virus corona tipe SARS-CoV-2 varian Omicron di Indonesia dan kebanyakan kasus terjadi pada pelaku perjalanan dari luar negeri.

Baca juga
Warga Krukut yang Positif Omicron Sudah Dapat Vaksin Lengkap

“Kasus Omicron yang dilaporkan sampai dengan hari ini berjumlah 882 kasus. Terdiri atas 710 pelaku perjalanan luar negeri, transmisi lokal 161 pasien, dan belum diketahui (penyebabnya) 11 kasus,” kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi, Kamis (20/1/2022).

Menurut data Kementerian Kesehatan, penularan Omicron terjadi pada 128 pelaku perjalanan dari Arab Saudi, 109 pelaku perjalanan dari Turki, 81 pelaku perjalanan dari Amerika Serikat, 66 pelaku perjalanan dari Malaysia, dan 54 pelaku perjalanan dari Uni Emirat Arab.

Tinggalkan Komentar