Rabu, 01 Februari 2023
10 Rajab 1444

Jamuan Hangat KBRI Spanyol Jadi Sajian Penutup Rama Bersama Tim INA-UAH Sport di Eropa

Sabtu, 08 Okt 2022 - 21:58 WIB
Penulis : Harris Muda
Editor : Ibnu Naufal
Duta Besar KBRI Spanyol Muhammad Najib bersama Rama Teguh dan Tim INA-UAH Sport (Foto: Dok.pri)
Duta Besar KBRI Spanyol Muhammad Najib bersama Rama Teguh dan Tim INA-UAH Sport (Foto: Dok.pri)

Sebuah jamuan hangat dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Spanyol di Madrid yang dipimpin Duta Besar (Dubes) Muhammad Najib menjadi penutup petualangan atlet balap sepeda gunung Rama Teguh Adi Pratama dalam edisi Enduro World Series (EWS) 2022.

Rama sebelumnya menuntaskan misi di dua gelaran EWS berbeda yakni seri Crans-Montana, Swiss dan berakhir di Finale Ligure, Italia.

Pertemuan antara rombongan Rama dengan Dubes Muhammad Najib tercipta sehari setelah mereka menginjakkan kaki di Ibu Kota Madrid, Kamis (6/10/2022).

“Alhamdulillah bisa ber silaturahmi dengan Pak Dubes Pak Najib. Diterima dengan baik dengan beliau. Sekaligus pamitan katena mengawali kedatangan kami ini tour Eropa ini, hadir silaturahim ke dubes di Bern kemudian kami kembali pun sepatutnya kami kembali hadir ke dubes setempat,” kata manajer Tim INA-UAH Sport saat dikonfirmasi, Sabtu (8/10/2022).

Baca juga
Foto: Anies Baswedan Salat Idul Fitri di Jakarta International Stadium (JIS)
04aab8ab 42ad 4efe 8d1d 9866f839bcbc - inilah.com
Foto: Dok.pri

Serupa dengan jamuan yang dihadirkan KBRI Bern, Dubes Muhammad Najib ternyata juga menyoroti prestasi gemilang Rama dalam beberapa tahun terakhir. Termasuk, keikutsertaannya dalam dua edisi EWS 2022.

“Banyak hal di antaranya ya turut bangga sudah mewakili negara. Terlebih beliau juga memperhatikan ada selain bekegiatan sepedanya juga dari sisi dakwah itu yang luar biasa,” terang Andre.

Dubes Najib kata Andre, juga memberi pesan khusus terhadap Rama yang semula sempat mengalami cedera cukup parah usai kecelakaan di seri EWS Crans-Montana.

“Kemudian kalau tidak bisa didaptkan hari ini adalah hal-hal yang bisa didapatkan di sisi-sisi yang lain lah,” tukasnya.

Baca juga
Untuk Pertama Kalinya, AS Eksekusi Mati Seorang Transgender

Dalam pertemuan hangat itu pula, Andre selaku manajer kemudian menyampaikan salam perpisahan kepada Dubes Najib. Andre mengaku sosok Dubes punya peran sentral. Lagi pula manajer Rama ini menganggap Dubes sebagai orang tua.

“Selebihnya kami doakan, kamu meminta doa dari pak Dubes karena kami maub ulang karena kami menganggap bahwa kedutaan di luar negeri ini adalah orang tua kami,” tuturnya.

Tinggalkan Komentar