Senin, 08 Agustus 2022
10 Muharram 1444

Jasindo Berpartisipasi dalam Program Makmur BUMN

Kamis, 13 Jan 2022 - 19:48 WIB
Penulis : Ajat M Fajar
Jasindo Berpartisipasi dalam Program Makmur BUMN

Kementerian BUMN terus memantapkan komitmen untuk menciptakan ekosistem pertanian terintegrasi melalui Program Makmur dengan penandatanganan nota kesepahaman antara tujuh BUMN yang akan menjadi penanggungjawab program ini.

“Penandatangan MoU antara RNI, PIHC, PTPN III, Perhutani, BRI, Askrindo, dan Asuransi Jasindo merupakan langkah lanjutan BUMN dalam mensukseskan Program Makmur,” kata Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Cahyo Adi di sela-sela acara penandatanganan MoU Program Makmur di Jakarta, (12/1).

Jasindo sebagai perusahaan yang memberikan perlindungan bagi petani dari risiko gagal panen yang disebabkan bencana alam, hama, dan risiko-risiko lain, meyakini perlindungan asuransi dapat memberikan rasa aman kepada para petani dalam menjalankan kegiatannya.

Baca juga
Perjuangan Indonesia Dapatkan Vaksin COVID-19, Dicueki Swasta Hingga Jadi Top Six Vaksinasi Dunia

“Asuransi Jasindo selaku bagian dari Holding Perasuransian dan Penjaminan atau yang dikenal dengan nama Indonesia Financial Group (IFG) siap mendukung penuh program perlindungan petani dalam Program Makmur, asuransi dapat menjadi solusi di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini,” lanjutnya.

Jasindo yang dipercaya sebagai penyedia perlindungan risiko budidaya yaitu Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dan Asuransi Usaha Tani Jagung (AUTJ) berkeyakinan bahwa teknologi digital yang dimiliki perusahaan dapat memaksimalkan layanan yang diberikan kepada petani.

“Kami percaya, dengan mendorong digitalisasi, integrasi, dan otomatisasi data yang dilakukan akan memudahkan setiap petani yang tergabung dalam Program Makmur untuk mendapatkan perlindungan asuransi pertanian,” jelas Cahyo.

Program Makmur yang merupakan singkatan dari “Mari Kita Majukan Usaha Rakyat” telah diresmikan pada Agustus 2021 di Kabupaten Subang, Jawa Barat, oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

Baca juga
Heboh Snack Bergambar Ilustrasi Kaesang di Garuda, Akhirnya Ditarik

Sebelumnya Erick mengatakan, program itu dilaksanakan untuk menghubungkan petani dengan pihak project leader, asuransi, lembaga keuangan, teknologi pertanian, pemerintah daerah, agro input, hingga jaminan ketersediaan pupuk nonsubsidi.

Tinggalkan Komentar