Selasa, 24 Mei 2022
23 Syawal 1443

Jauh dari Fukushima, Begini Update Jerome Polin Pasca Gempa Jepang

Gempa Jepang dengan Skala Magnitudo
Tangkapan layar dari instagram @Jeromepolin

YouTuber  Jerome Polin mengabarkan kondisinya setelah terjadinya gempa Jepang dengan skala magnitudo 7,3, Rabu, 16 Maret 2022. Saat ini Jerome Polin memang masih tinggal di Jepang untuk menyelesaikan pendidikannya di Universitas Waseda.

Jerome Polin mengabarkan kondisinya melalui Instagram Story. Ia menuliskan bahwa dirinya baik-baik saja, dan saat gempa dengan skala magnitudo 7,3 itu terjadi, ia sedang bersama dengan teman-temannya, atau yang lebih tenar dengan sebutan Waseda Boys.

Jerome Polin Aman dari Gempa Jepang dengan Skala Magnitudo

Dalam video singkatnya, Jerome Polin menuliskan, “Kemarin ada gempa gedee di Fukushima, kerasa sampe Tokyo. Tapi aku dan teman-teman lagi jauh dari sana, jadi enggka kerasa gempanya. Thank you buat dm-dmnya. Stay safe buat teman-teman yang lagi ada di daerah sana!”

Baca juga
Kemenkes Periksa Hasil PCR Ashanty Pastikan Terpapar Omicron atau Tidak

Pria yang sedang menempuh program studi matematika terapan itu juga membagikan gambaran saat terjadi gempa Jepang dengan skala magnitudo 7,3. Ia membagikan sebuah video orang lain, yang memperlihatkan kondisi di dalam kereta.

Di dalam video tersebut terlihat bagaimana kuatnya guncangan gempa dari dalam kereta. “Ini ada yang ngerekam gempa kemarin di kereta, gile ngeri,” tulis Jerome Polin, seperti inilah.com kutip, Jakarta, Kamis, (17/03/2022).

Kondisi Jepang Setelah Gempa

Sebelumnya sempat ada peringatan tsunami setelah gempa terjadi. Tapi otoritas Jepang resmi mencabut peringatan tsunami yang sempat berbunyi begitu gempa hebat mengguncang.

Dari data tersebut diketahui bahwa gempa pada 16 Maret 2022 pukul 23.36 JST dengan skala 7,4 M atau berdasarkan skala shindo (maks 7) mencapai skala 6+ di beberapa titik gempa. Di Tokyo gempa terasa dengan skala 3-4 shindo.

Baca juga
Arab Saudi Eksekusi Mati 2 Terpidana Pembunuhan Sesama WNI

Gempa berpusat di pesisir Prefektur Fukushima dengan kedalaman sekitar 60 km. Gempa telah menyebabkan kereta Shinkansen keluar jalur di antara stasiun Fukushima dan Shiroishizao, namun seluruh 96 penumpang dalam kondisi baik dan tidak terdapat korban luka.

Sejumlah wilayah mengalami mati listrik, kebocoran air dan penghentian sementara jalur kereta, namun tidak terdapat kerusakan bangunan yang parah.

Kondisi Warga Negara Indonesia (WNI) Setelah Gempa di Jepang

Jerome Polin bukan satu-satunya WNI yang merasakan gempa Jepang dengan Skala Magnitudo 7,3. Berdasarkan data KBRI Tokyo, jumlah WNI di Jepang sekitar 67.000 orang.

Sementara jumlah WNI yang tercatat bertempat tinggal di sekitar episentrum gempa, yakni di daerah pantai Barat Jepang, adalah 984 WNI di Miyagi dan 540 WNI di Fukushima. Beruntungnya tidak ada WNI di Jepang yang menjadi korban gempa.

Tinggalkan Komentar