Rabu, 30 November 2022
06 Jumadil Awwal 1444

Jelang Diadili, Hendra Kurniawan Dipajang Kejagung

Rabu, 05 Okt 2022 - 17:07 WIB
Img 5237 - inilah.com
Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria ditampilkan kepada media selepas menjalani pelimpahan tahap dua di Jampidum Kejaksaan Agung, Rabu (5/10/2022). (Foto: Inilah.com/Dea Hardianingsih)

Eks Karopaminal Divpropam Polri, Brigjen Hendra Kurniawan, dipajang Kejaksaan Agung (Kejagung) selepas pelimpahan tahap dua perkara merintangi penyidikan (obstruction of justice) perkara pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J), Rabu (5/10/2022). Pelimpahan tahap dua penyerahan tersangka dan alat bukti dihadiri seluruh tersangka termasuk Ferdy Sambo yang turut dijerat perkara pembunuhan berencana Brigadir J.

Selain Hendra, penyidik juga melakukan pelimpahan tahap dua terhadap tersangka Agus Nur Patria, Arif Rahmat Arifin, Chuck Putranto, Irfan Widyanto dan Baiquni Wibowo. Jampidum Fadil Zumhana menyebutkan, berdasarkan hasil koordinasi dengan Bareskrim Mabes Polri, tersangka Hendra Kurniawan, Agus Nur Patria, Arif Rahmat Arifin ditahan di Mako Brimob bersama Ferdy Sambo. Sedangkan tersangka Chuck Putranto, Irfan Widyanto dan Baiquni Wibowo ditahan di Rutan Bareskrim.

Baca juga
Resmi! PLN Batalkan Program Konversi Kompor Listrik
Img 5241 - inilah.com
Empat tersangka merintangi penyidikan perkara Brigadir J yakni AKBP Arif Rahman Arifin; Kompol Baiquni Wibowo; Kompol Chuck Putranto dan AKP Irfan Widyanto, selepas menjalankan pelimpahan tahap dua di Jampidum Kejagung, Jakarta, Rabu (5/10/2022). (Foto: Inilah.com/Dea Hardianingsih)

Seluruh tersangka yang telah dikenakan sanksi etik oleh Polri itu tidak memberi keterangan sama sekali kepada media. Dari tujuh tersangka, Hendra Kurniawan, Arif Rahman Arifin dan Irfan Widyanto belum menjalani sidang etik oleh Polri. Seluruhnya dijerat dengan pasal 49 jo. Pasal 33 dan/atau Pasal 48 ayat (1) jo. Pasal 32 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan/atau Pasal 221 ayat (1) ke-2 dan/atau Pasal 233 KUHP jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca juga
Kapolri Harap Kekuatan Densus 88 Ditambah 2 Kali Lipat

Ferdy Sambo diduga menjadi otak pembunuhan Brigadir J dan menginstruksikan penghilangan alat bukti di TKP rumah dinas Kadiv Propam Polri. Hendra Kurniawan disebut-sebut sebagai pelaksana penghilangan alat bukti itu. Belakangan muncul informasi yang menyebut Hendra menggunakan fasilitas mewah jet pribadi dari bandar judi saat mengantar jenazah Brigadir J kepada keluarga pada 11 Juli 2022 yang lalu.

 

Tinggalkan Komentar