Rabu, 29 Maret 2023
07 Ramadhan 1444

Jelang Kenaikan BBM Jokowi Sambangi Papua

Selasa, 30 Agu 2022 - 13:35 WIB
Penulis : Wiguna Taher
Img 20220830 Wa0018 - inilah.com
Presiden Jokowi dan Ibu Iriana, serta para menteri bersiap lepas landas menuju Papua di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (30/8/2022). Antara/Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Jokowi menjadi presiden Indonesia yang paling sering berkunjung ke Papua. Selasa siang ini (30/8/22) Jokowi dan Ibu Iriana kembali bertolak ke Provinsi Papua. Kunjungan ini dilakukan jelang  pengumuman kenaikan harga BBM subsidi pertalite dan solar.

Presiden dan rombongan lepas landas dari Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 12.00 WIB dengan Pesawat Kepresidenan Indonesia 1. Kepala Negara dan rombongan akan menempuh penerbangan selama kurang lebih 5 jam 10 menit menuju Papua dan diperkirakan akan mendarat di Bandar Udara Internasional Sentani, Kabupaten Jayapura pukul 19.10 WIT.

Presiden akan bermalam dan melanjutkan agenda kerja pada Rabu, keesokan harinya. Presiden dijadwalkan meresmikan Papua Football Academy (PFA) hingga menyerahkan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku usaha mikro kecil (UMK) dan perseorangan.

Baca juga
Punya Hutan Mangrove Terbesar di Dunia, Jokowi Beberkan Manfaatnya

Sementara itu sebanyak 3.048 personel TNI-Polri disiagakan untuk mengamankan kunjungan kerja Jokowi. Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Brigjen TNI JO Sembiring seperti dikutip Antara, Senin (29/8/2022) mengatakan, para personel TNI-Polri siap mengamankan berbagai kegiatan Jokowi selama di Papua.

Setelah melaksanakan kegiatannya di Jayapura, Jokowi akan melanjutkan kunjungan kerja ke Timika, Kabupaten Mimika. Saat ditanya tentang situasi keamanan di wilayah Korem 172/PWY, Danrem mengatakan saat ini dalam keadaan aman terkendali. “Situasi keamanan saat ini kondusif dan berharap dapat terus terjaga,” katanya.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Provinsi Papua antara lain Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Tinggalkan Komentar