Senin, 04 Juli 2022
05 Dzul Hijjah 1443

Jembatan Indiana Jones Potret Ironi Fasilitas Publik Kota Metropolitan

Jumat, 27 Agu 2021 - 15:22 WIB
Penulis : Agus Priatna
Jembatan Indiana Jones Potret Ironi Fasilitas Publik Kota Metropolitan - inilah.com

Getar kaki langsung terasa ketika langkah pertama mulai menginjak jembatan gantung Indiana Jones di Srengseh Sawah, Jagakarsa, Jakata Selatan.

Beralas potongan seng dan bambu yang sudah lapuk, tali besi untuk pegangan, dan jaring agar warga tidak terpeleset, membuat kondisi jembatan memang mirip di film Indiana Jones. Itu belum ditambah panjang jembatan 40 meter, dengan lebar yang tidak lebih dari 1 meter, melintas diatas Sungai Ciliwung, membuat orang berfikir dua kali untuk coba melintas.

Apalagi jika malam, tidak sedikit warga menjadi korban terperosok masuk kedalam bambu jembatan, pencahayaan yang kurang menjadi salah satu penyebab banyak warga yang terperosok.

Baca juga
Pesta Bikini di Depok Digerebek, Ratusan Remaja Diamankan

Ironi memang, ditengah hiruk-pikuk pembangunan kota metropolitan, ternyata masih ada sejumlah warga yang belum mendapatkan fasilitas publik yang baik.

Padahal kalau dilihat lokasi jembatan yang menghubungkan Jalan Gradu, Jagakarsa, Jakarta Selatan dan Jalan H Hasan Kelapa Dua, Depok ini hanya berjarak 18 kilometer dari Kantor Gubernur DKI Jakarta dan 5,6 kilometer dari Kantor Wali Kota Depok namun hal itu luput dari pantauan petugas.

Memang diakui warga, tidak sedikit pejabat yang pernah datang kesini untuk mengecek langsung, seperti Jokowi ketika menjadi Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Anies Baswedan dan beberapa calon kepala daerah, tetapi tidak berdampak apa-apa, karena kondisi jembatan hingga kini juga tidak kunjung diperbaiki.

Baca juga
Foto: Peragaan Busana "Merayu Trenggalek Fashion Day 2022"

Tari, salah satu warga yang tinggal persis diujung Jembatan juga mengatakan, warga sudah terbiasa dengan janji-janji politik kepala daerah, makanya tidak terlalu berharap.

Sebenarnya yang diminta warga juga tidak muluk-muluk, meminta petugas mengganti kayu-kayu dan besi yang sudah lapuk, paling tidak jembatan bisa aman untuk dilintasi, tidak seperti kondisi sekarang.

Apalagi jika waktu sekolah kembali normal, jembatan ini ramai dilalui warga untuk memangkas waktu agar cepat sampai di sekolah.


Tinggalkan Komentar