Jimly Jelaskan Etika Bernegara, Singgung Yusril?

Jimly Jelaskan Etika Bernegara, Singgung Yusril? - inilah.com
Jimly Asshiddiqie (foto istimewa)

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie menjelaskan soal etika bernegara yang semestinya dipegang oleh seorang advokat serta ketua umum partai politik.

Hal itu diutarakan melalui akun Twitter miliknya, @JimlyAs dan tak menyinggung nama atau partai politik yang dimaksud. Namun diduga kuat, pernyataan itu ditujukan kepada Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra.

Diketahui, Yusril yang juga seorang advokat senior tengah menggugat atau Judicial Review (JR) Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat ke Mahkamah Agung (MA).

Dalam tulisannya, mantan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) ini menjelaskan undang-undang tidak pernah melarang seorang advokat menjadi ketum partai.

Baca juga  Ancaman Hukuman Seperti Pengemudi Mercy Lawan Arah di Tol JORR Rorotan-Cikunir

“Tapi perlu diingat juga tegaknya hukum dan keadilan harus seiring dengan tegaknya etika bernegara,” tulisnya.

“Meski UU tidak explisit larang advokat jadi ketum parpol, tapi etika kepantasan sulit terima, apalagi mau persoalkan AD parpol orang lain. Meski hukum selalu mesti tertulis, kepantasan dan baik-buruk bisa cukup dengan sense of ethics,” sambungnya.

Sebelumnya, Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Moeldoko menunjuk Yusril untuk menjadi pengacara perihal pengajuan uji materi AD/ART Partai Demokrat tahun 2020 ke MA.

Tinggalkan Komentar