Senin, 23 Mei 2022
22 Syawal 1443

JK dan Sri Sultan HB X Dianugerahi Bintang Jasa oleh Pemerintah Jepang

Jusuf Kalla JK Jepang Tokyo - inilah.com
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla berbicara dalam konferensi internasional The Future of Asia di Tokyo, Jepang, Juni 2018 - ist

Pemerintah Jepang menganugerahkan bintang jasa ‘Grand Cordon of the Order of the Rising Sun’ untuk mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). JK mendapat anugerah bintang jasa tersebut karena dinilai mempunyai andil besar dalam hubungan antara Indonesia dan Jepang.

Melansir laman resmi Keduataan Besar (Kedubes) Jepang untuk Indonesia, Kamis (5/5/2022), JK dianugerahi bintang tanda jasa  utama itu karena dinilai berkontribusi bagi peningkatan hubungan dan persahabatan antara Jepang dan Indonesia saat menjabat sebagai Wakil Presiden selama 10 tahun.

Jepang menilai JK secara konsisten membantu melakukan koordinasi atas berbagai hal yang sulit baik di dalam maupun di luar kabinet melalui kerja sama dengan kalangan politik dan ekonomi Jepang.

Baca juga
Lebaran Multikultural

Selain itu, JK juga dinilai terus memberikan perhatiannya pada upaya rekonstruksi Jepang akibat gempa bumi bagian timur (Tohoku) pada 2011, di antaranya menghadiri Konferensi PBB terkait penanganan bencana sebagai perwakilan Indonesia yang diselenggarakan di Jepang.

Selain JK, pemerintah Jepang juga memberikan bintang jasa kepada Sri Sultan Hamengku Buwono X, dan mantan Duta Besar RI untuk Jepang Yusron Ihza Mahendra, adik dari pengacara kondang sekaligus Ketua Umum Partai Bulan Bintang, Yusril Ihza Mahendra.

Sri Sultan Hamengku Buwono X dianugerahi bintang tanda jasa ‘The Order of the Rising Sun, Gold and Silver Star’. Jasa utama Sri Sultan adalah memberikan kontribusi bagi peningkatan hubungan, pertukaran antardaerah, serta saling pengertian antara Jepang dan Indonesia.

Baca juga
Bea Cukai Amankan 4,47 Juta Batang Rokok Ilegal di Jawa Tengah

Kontribusi lain Sri Sultan terhadap Jepang yakni pernah menyambut baik kunjungan Kaisar Jepang Akihito dan Permaisuri Michiko pada tahun 1991 maupun kunjungan Putra Mahkota Pangeran Akishino (Akishino-no-miya) dan Putri Mahkota Kiko pada tahun 2008 dalam rangka 50 tahun hubungan diplomatik Jepang dan Indonesia, sehingga dinilai berkontribusi bagi kesuksesan kedua kunjungan tersebut dan peningkatan hubungan kedua negara.

Selain itu, Sri Sultan dinilai memberikan kontribusi bagi pengembangan hubungan persahabatan kedua negara melalui pertukaran daerah antara Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Prefektur Kyoto, Prefektur Yamanashi, dan daerah lainnya.

Sama dengan Sri Sultan, Yusron Ihza Mahendra juga dianugerahi bintang jasa ‘The Order of the Rising Sun, Gold and Silver Star’. Jasa utama Yusron dinilai memberikan kontribusi bagi peningkatan hubungan Jepang dan Indonesia dan interaksi anggota parlemen kedua negara.

Baca juga
Wali Kota Kendari: MTQ Ke-5 Korpri Bawa Keberkahan bagi Masyarakat

Kontribusi lain Yusron terhadap Jepang yakni kekayaan pengetahuan dan relasi yang diperoleh melalui pengalaman di Jepang selama 13 tahun termasuk pengalaman belajar di Universitas Tsukuba.

Yusron Ihza Mahendra disebut Dubes RI untuk Jepang pertama yang memiliki kemampuan berbahasa Jepang yang tinggi, sehingga memberikan kontribusi besar bagi peningkatan hubungan bilateral di berbagai bidang. [ikh]

Tinggalkan Komentar