Kamis, 09 Februari 2023
18 Rajab 1444

Jokowi Berikan Santunan Terkait Tragedi Kanjuruhan: Semoga Ringankan Beban Keluarga Korban

Rabu, 05 Okt 2022 - 23:17 WIB
Penulis : Aria Triyudha
Presiden Jokowi Kunjungi Korban Tragedi Kanjuruhan Di Malang 1024x768 - inilah.com
Presiden Jokowi saat membesuk korban keluarga Tragedi Kanjuruhan di RSUD dr. Saiful Anwar, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (5/10/2022), (Foto: BPMI Setpres).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan langsung santunan untuk korban kepada keluarga korban Tragedi Kanjuruhan yang meninggal dunia. Hal ini dilakukan Jokowi di sela aktivitasnya membesuk korban selamat Tragedi Kanjuruhan di Rumah Sakit Saiful Anwar, Malang, Jawa Timur, Rabu (5/10/2022).

“Saya tahu tidak hanya dari pemerintah pusat, tapi juga pemerintah provinsi, pemerintah kota Malang. Kemudian Bank Jatim juga telah memberikan santunan,” kata Presiden Jokowi dilansir laman Sekretaris Kabinet.

Ia mengharapkan santunan tersebut bisa meringankan beban keluarga korban. Sebanyak 129 keluarga korban mendapatkan santunan sebesar Rp50 juta dari Presiden.

Presiden Jokowi membesuk korban selamat Tragedi Kanjuruhan bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo.

Presiden Jokowi menjelaskan, kunjugannya ke RS Saiful Anwar, Malang, Jatim juga untuk memastikan para korban selamat mendapatkan pelayanan terbaik. Di samping itu, Presiden juga menyampaikan perawatan korban selamat juga ditanggung oleh pemerintah.

Baca juga
Korban Tewas Akibat Gempa di Afghanistan Lampaui 1.000 Orang

“Saya sudah menyampaikan kepada para pasien korban seluruh biaya untuk perawatan ditanggung oleh pemerintah (pusat) dan pemerintah daerah,” kata Jokowi menerangkan.

Perbaikan Stadion dan Tata Kelola Pertandingan

Presiden Jokowi pun berharap agar tragedi sepak bola yang terjadi pada Sabtu malam (1/10/2022) lalu tidak terjadi kembali di Tanah Air. Untuk itu, Presiden akan menginstruksikan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memeriksa infrastruktur stadion yang digunakan dalam pertandingan sepak bola.

“Saya juga akan perintahkan Menteri PU untuk mengaudit total seluruh stadion yang dipakai untuk liga. Baik Liga 1, Liga 2, maupun Liga 3, semuanya. Apakah gerbangnya sesuai dengan standar? Cukup lebar?” kata Presiden.

Selain itu, Kepala Negara mendorong semua pihak untuk bersama-sama memperbaiki tata kelola pertandingan sepak bola di Indonesia. Mulai dari manajemen lapangan, pertandingan, hingga pengelolaan stadion. Berkaitan dengan hal tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan, Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) juga menyatakan kesanggupannya membantu perbaikan tersebut apabila diperlukan.

Baca juga
Hujan Salju Lebat Hantam Jepang, 17 Tewas dalam 10 Hari Terakhir

“Senin malam saya sudah telepon kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino. Beliau menyampaikan, kalau diperlukan FIFA bisa membantu memperbaiki tata kelola persepakbolaan Indonesia. Beliau menyampaikan kesanggupannya itu,” ujar Jokowi menambahkan.

Ratusan Orang Meninggal dan Terluka

Diketahui, ratusan orang meninggal usai laga Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Sabtu malam (1/10/2022). Kericuhan ini berlangsung setelah skuad tuan rumah, Arema FC kalah dalam laga melawan Persebaya dengan skor 2-3.

Tak lama setelah pertandingan usai, sejumlah pendukung Arema turun dari tribun penonton ke tengah lapangan. Situasi kian kacau, kepolisian sempat mengadang penonton, kemudian menembakkan gas air mata.

Baca juga
Kebakaran Rumah di Cipondoh Tewaskan 4 Anggota Keluarga

Namun, gas air mata itu tak hanya ditembakkan ke arah pendukung yang turun ke lapangan. Tapi juga ke tribun penonton sehingga membuat para penonton panik.

Massa kemudian berdesak-desakan keluar dari stadion. Di tengah kepanikan itu, banyak penonton mengalami sesak napas, terjatuh, dan terinjak-injak hingga tewas.

Imbasnya, setidaknya 131 orang tewas dan ratusan orang lainnya terluka.

Tinggalkan Komentar