Minggu, 22 Mei 2022
21 Syawal 1443

Jokowi Buka INACRAFT 2022, Ajak Masyarakat Cintai Produk Lokal

Jokowi INACRAFT 2022 - inilah.com
Jokowi buka pameran INACRAFT 2022 - YouTube Sekretariat Kabinet

Presiden Jokowi membuka pameran Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2022 secara virtual. INACRAFT 2022 merupakan ajang pameran yang menampilkan berbagai produk kerajinan hasil kreasi dari para pengrajin Tanah Air.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pagi hari ini Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) Tahun 2022 secara resmi saya buka,” kata Jokowi dalam pembukaan INACRAFT Tahun 2022 melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (23/3/2022).

Pameran INACRAFT 2022 digelar mulai 23 Maret hingga 27 Maret 2022 di Balai Sidang Senayan di Jakarta.

Dalam sambutannya, Jokowi mengajak masyarakat untuk terus mencintai produk dalam negeri. Terutama produk kerajinan yang akan memajukan perekonomian para pengrajin serta UMKM.

Baca juga
PDIP Minta Jokowi Kaji Moratorium Ekspor Migor

“Saya mengajak masyarakat untuk mencintai produk-produk produksi dalam negeri, utamanya produk-produk kerajinan. Ini akan memajukan para pengrajin kita, memajukan UMKM kita,” ujarnya.

Adapun pameran industri kerajinan terbesar di Asia Tenggara INACRAFT kembali digelar setelah vakum selama dua tahun akibat pandemi Covid-19.

Pada tahun ini, INACRAFT hadir dengan mengusung tema “Smiling Heritage of West Java; From Smart Village to Global Market”. Pameran ini akan diselenggarakan secara hibrid. Masyarakat juga bisa mengunjungi lokasi pameran tanpa dipungut biaya.

Sebanyak 722 peserta hadir dalam pameran ini, terdiri dari 510 peserta individu, 169 peserta binaan dinas, dan 43 peserta binaan BUMN.

Baca juga
Jokowi Akui Isu Presiden 3 Periode Ditunggangi Kepentingan Politik

Kemudian, terdapat 150 merchant stores untuk masing-masing kegiatan daring.

Pameran industri kerajinan terbesar di Asia Tenggara ini digagas oleh Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia yang dilaksanakan pertama kali pada April 1999.

Kehadiran pameran itu dinilai menjadi primadona bagi pengrajin dan pengusaha kriya serta paling ditunggu para pembeli atau peminat handicraft luar negeri. Berbagai kerajinan menarik seperti keramik, anyaman, kaca, sepatu, tas, dan aneka perhiasan dipajang di acara tersebut.

Tinggalkan Komentar