Senin, 30 Januari 2023
08 Rajab 1444

Jokowi Minta Capres Bikin Adem Situasi, Disampaikan di Hadapan Puan dan Ganjar

Senin, 21 Nov 2022 - 21:23 WIB
Puan Ganjar - inilah.com
Ganjar Pranowo dan Puan Maharani. (Kolase Foto: Ist)

Presiden Jokowi meminta para kandidat bakal calon presiden (capres) untuk menjaga situasi politik adem dan kondusif jelang Pemilu 2024 yang digelar secara serentak. Jokowi menyampaikan pesan ini di hadapan Ketua DPR Puan Maharani dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sewaktu menghadiri acara pembukaan Munas XVII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) 2020 di Solo, Senin (21/11/2022).

“Saya titip kepada calon-calon presiden dan calon-calon wakil presiden yang juga hadir pada acara Munas HIPMI 2022 di Solo untuk menjaga suasana politik adem mendekati Pemilu 2024, apalagi dalam kondisi dunia yang sangat rentan seperti ini,” ujar Jokowi, meminta capres menjaga situasi kondusif.

Munas HIPMI dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat antara lain Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPD RI Lanyalla Mattalitti, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Jokowi enggan menyebut siapa kandidat capres yang dimaksud.

Baca juga
Bicara Empat Mata dengan Presiden Komisi Eropa, Jokowi Tagih Realisasi Investasi

“Saya tidak menyebut nama siapa calon. Akan tetapi, tadi secara terbuka sudah disampaikan oleh Menteri Investasi,” tuturnya.

Dia mengingatkan, politik yang memanas akan merembet pada situasi masyarakat. Kondisi ini dianggap tidak menguntungkan karena situasi dunia sedang tidak normal. “Saya sudah menyampaikan berkali-kali bahwa 14 negara sudah masuk dalam posisi menjadi pasien Bank Dunia atau International Monetary Fund (IMF) dan 28 negara juga mengantre di depan pintu IMF. Diperkirakan sampai angka sekitar 66 persen,” ujar Kepala Negara.

Dia meminta para bakal capres untuk membangun narasi yang damai, hangat sedikit tetapi bisa segera adem. “Debat calon silakan dan debat ide membawa negara ini lebih baik. Akan tetapi, jangan sampai panas, apalagi membawa politik-politik SARA. Hal ini jangan dilakukan. Begitu pula politisasi agama juga jangan dilakukan. Kita sudah merasakan dan itu terbawa lama dan hindari itu,” terangnya.

Baca juga
Anwar Ibrahim Tegaskan Komitmen Lindungi Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia memuji Puan sebagai senior dan perempuan muda yang memiliki karier politik baik, pernah menjadi Menko PMK dan kini menjabat Ketua DPR. Puan juga merupakan Ketua DPP PDIP. Bahlil menilai Puan menjadi satu-satunya kandidat yang memiliki tiket untuk maju capres.

“Aku tanya siapa dan satu-satunya capres yang sudah punya tiket partai hanya Mbak Puan, cuman ada masalah. Ciri anak muda itu kan harus punya keberanian kita tunggu kapan deklarasinya,” puji Bahlil, yang disambut tepuk tangan meriah para hadirin Munas HIPMI.

Selepas acara tersebut, Puan yang ditanyai wartawan mengenai pujian Bahlil hanya menjawab normatif saja soal kemungkinannya maju atau diusung menjadi capres. Semua kader disebut menunggu instruksi Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. “Kapan akan memutuskannya itu dilihat dari dinamika yang ada di lapangan,” ujar Puan, di rumah dinas Wali Kota Solo.

Tinggalkan Komentar