Jumat, 01 Juli 2022
02 Dzul Hijjah 1443

Jokowi Reshuffle Kabinet Besok Rabu Siang

Selasa, 14 Jun 2022 - 14:21 WIB
Reshuffle5 - inilah.com
Kabinet Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Foto: Kominfo)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal merombak susunan kabinet pada Rabu (15/6/2022). Bakal adanya reshuffle jajaran menteri di Kabinet Indonesia Maju ini membawa angin segar untuk perbaikan kinerja pemerintahan Jokowi.

Menurut informasi dari sumber Inilah.com di Istana, Selasa (14/6/2022), reshuffle akan diumumkan pada besok Rabu pukul 14.00 WIB.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, perombakan kabinet sepenuhnya kewenangan Presiden Jokowi yang memiliki hak prerogatif.

“Presiden mau ganti kapan saja, terserah presiden. Mau hari ini, mau besok, mau lusa. Kewenangan itu sepenuhnya ada pada presiden,” kata Pramono di Kompleks Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (14/6/2022).

Baca juga
Toyota Kembali Puncaki Penjualan Mobil Global pada 2021

Pramono menuturkan, Jokowi yang sudah delapan tahun di pemerintahan sangat memahami apa ajsa yang menjadi kebutuhan dari kabinet. “Ya yang jelas Presiden, beliau sangat tahulah,” ucap Pramono.

Adapun mengenai kabar Partai Amanat Nasional (PAN) bakal masuk dalam kabinet, Pramono kembali menyerahkan hal tersebut kepada Presiden Jokowi. “Itu kewenangan sepenuhnya Presiden mau kapan, orangnya dari mana, partainya apa, kebutuhannya apa,” kata Pramono.

Presiden, tambah Pramono, yang tahu karena pemerintahan ini masih dua tahun lagi, sehingga dengan kebutuhan dan kecepatan itu, Presiden yang memutuskan.

Sebelumnya, pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai cukup banyak kader Partai Amanat Nasional (PAN) yang potensial untuk menjadi menteri di pemerintahan Presiden Jokowi.

Baca juga
PPD dan Mayasari Bakti Operator Transjakarta yang Sering Kecelakaan

“PAN seharusnya diberi ruang di kabinet sebagai kompensasi keterlibatan di koalisi pemerintah, kader PAN sendiri cukup banyak yang potensial terutama di bidang ekonomi,” kata Dedi kepada Inilah.com, Jumat 10 Juni 2022.

Menurut Dedi, masuknya PAN seharusnya tidak mempengaruhi relasi antarmitra koalisi karena dengan bergabungnya ke pemerintah, mereka memahami konsekuensinya, yaitu porsi kementerian untuk PAN.

Tinggalkan Komentar