Rabu, 01 Februari 2023
10 Rajab 1444

Jokowi Respons Kesiapan Tempur Kepala BP2MI, Berpotensi Jerat Lawan Politik

Selasa, 29 Nov 2022 - 15:08 WIB
Jokowi, Relawan, Gerakan Nusantara Bersatu, GBK, GBK Senaya, Stadion GBK, Relawan Jokowi, Bersatu,- inilah.com
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpidato saat menghadiri acara bertajuk Gerakan Nusantara Bersatu: Satu Komando Untuk Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (26/11/2022). (Foto: Inilah.com/Didik Setiawan).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) terungkap turut merespons pernyataan Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) sekaligus relawan, Benny Rhamdani yang mengaku siap bertempur melawan pihak kontra dengan pemerintah. Dalam video yang beredar di media sosial, Jokowi menjanjikan akan mengencangkan penegakan hukum.

Menurut Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, respons Jokowi yang mengatakan akan mengencangkan penegakan hukum itu sejatinya diarahkan kepada lawan politiknya.

“Kata ‘kencengin’ itu mengarah pada pihak yang menjadi lawan politik Jokowi di pemilihan presiden (pilpres) nanti,” kata Ujang, Selasa (29/11/2022).

Ia menilai, sosok yang menjadi lawan politik Jokowi, dapat dibaca oleh publik. Oleh karena, respon Jokowi bermaksud mendukung Benny untuk memperkuat basis dan melawan yang tidak sepakat dengan Jokowi.

Baca juga
Fadel Muhammad: Harusnya Jokowi Salat Id di Ibu Kota

Selain Kepala BP2MI, Benny juga tercatat sebagai Ketua Umum Barisan Rakyat Indonesia Kawal Demokrasi (Barikade) 98

Sebelumnya beredar sebuah video yang menampilkan pembicaraan antara Jokowi dengan beberapa orang relawannya, yang dipimpin oleh Benny. Dalam video berdurasi 49 detik tersebut, Benny meminta persetujuan Jokowi untuk bertempur di lapangan.

“Pak kita ini pemenang pilpres, kita ini besar ya. Tapi serangan lawan masih terus. Sarannya adalah amplifikasi program-program bapak melalui Kominfo. Kita gemes pak ingin melawan mereka, kalau mau tempur lapangan, kita lebih banyak. Nah kalau bapak tidak mengizinkan, kita tempur di lapangan melawan mereka, maka penegakan hukum yang harus (dilewati),” terang Benny.

Baca juga
Sikap Mandul Pemerintah Setelah Mendapat Tekanan Pengusaha

Sementara itu, Jokowi mendengarkan dengan seksama dan meminta Benny untuk memberi contoh.

“Misalnya, bagi mereka yang selama ini mencemarkan nama baik, menyerang pemerintah, adu domba, hasut, penyebaran kebencian. Semua bisa dijerat dengan penegakan hukum,” jelasnya.

“Nah penegakan hukum ini yang harus dilakukan di Kekuasaan itu. Karena jika tidak kami hilang kesabaran, ya sudah kita melawan mereka di lapangan,” sambung Benny.

Jokowi kemudian menanggapi ucapan dan permintaan Benny. Ia mendukung pernyataan Benny.

“Ya saya kencengin,” ujar Jokowi.

Tinggalkan Komentar