Sabtu, 01 Oktober 2022
05 Rabi'ul Awwal 1444

Jokowi Targetkan Perluasan Bandara Komodo Rampung Tahun 2023

Kamis, 21 Jul 2022 - 10:47 WIB
Penulis : Fadly Zikry
Jokowi labuan bajo - inilah.com
Presiden Jokowi dan Iriana Jokowi bertolak ke Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta pukul 06.42 WIB, Kamis (21/7/2022) - dok Setpres

Presiden Jokowi meminta perluasan bandara Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT) rampung tahun ini. Perluasan bandara tersebut mesti dikebut, kata Jokowi, untuk meningkatkan wisata ke Labuan Bajo dan destinasi lainnya.

“Menteri Perhubungan tadi sampaikan, runway-nya masih kurang. Kalau ditambah 100 meter, wide body (pesawat berbadan lebar) bisa masuk, ya tambah. Kalau tak bisa tahun ini, maksimal tahun depan harus selesai. Pesawat dengan penerbangan langsung dari mancanegara bisa langsung turun di Labuan Bajo,” kata Jokowi dikutip dari Sekretariat Kabinet, Kamis (21/7/2022).

Jokowi menambahkan, pertumbuhan kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo juga harus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di NTT.

“Saya harapkan dengan tambahnya turis baik mancanegara maupun nusantara, Labuan Bajo menjadi semakin dikenal dan yang paling penting mensejahterakan masyarakat, khususnya masyarakat NTT,” ujar Jokowi.

Baca juga
Omeli Menteri, Jokowi Dinilai Cari Aman

“Labuan Bajo komplit, budaya ada, pemandangan sangat bagus, pantainya cantik, dan di dunia yang tidak ada, tidak ada di tempat lain, itu ada, yaitu komodo yang ada di Pulau Komodo dan Pulau Rinca. Kekuatan inilah yang harus kita pakai untuk mensejahterakan rakyat di sini,” tambah Jokowi.

Jokowi melanjutkan, memerintah akan terus memperbaiki fasilitas dan infrastruktur di Labuan Bajo. Infrastruktur tersebut, antara lain, penyempurnaan Bandara Komodo agar menjadi sarana konektivitas yang mampu menarik kunjungan wisatawan mancanegara.

Saat meresmikan perluasan Bandar Udara Komodo Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Jokowi didampingi oleh Ibu Negara Iriana Jokowi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dan Gubernur NTT Viktor Laiskodat.

Tinggalkan Komentar