Sabtu, 01 Oktober 2022
05 Rabi'ul Awwal 1444

Jokowi Yakinkan Bos Industri Kakap Jepang untuk Investasi di Indonesia

Rabu, 27 Jul 2022 - 21:46 WIB
Jokowi Yakinkan Bos Industri Kakap Jepang untuk Investasi di Indonesia
Presiden jokowi bertemua sejumlah CEO industri papan atas di Jepang. (Setkab).

Buktikan apakah Jepang masih menganggap Indonesia sebagai saudara tua, Presiden Joko Widodo (Jokowi) ajak pengusaha negeri Sakura itu, membangun investasi di Indonesia.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Imperial Hotel Tokyo, Jepang, Rabu (27/7/2022), Jokowi menyebut Indonesia adalah salah satu tempat investasi terbaik di dunia.

“Saya sangat menghargai kualitas investasi Jepang. Namun, saya juga berharap investor Jepang mempertimbangkan competitiveness-nya, sehingga dapat bersaing dengan investor lain di Indonesia,” kata Jokowi dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (27/7/2022).

“In short, kualitas baik, harga bersaing. Itulah yang kita harapkan dan saya yakin Indonesia masih merupakan salah satu tempat investasi terbaik,” ujarnya menambahkan.

Menurut Jokowi, sebagai negara demokrasi terbesar keempat di dunia, Indonesia memiliki sistem pemerintahan dengan check and balances yang berjalan baik.

Ia juga mengutarakan bahwa situasi politik domestik di Indonesia sangat stabil dibarengi pertumbuhan ekonomi yang cukup baik pascapandemi.
“Tahun yang lalu kita tumbuh 3,69 (persen) dan kuartal pertama tahun ini Indonesia ekonominya masih tumbuh 5,01 persen year on year, inflasi juga bisa dijaga di 4,35 (persen). Kemudian defisit fiskal juga cukup baik, saya kira tahun ini akan jatuh di bawah 4,” ujar Presiden.

Baca juga
Duit Rakyat Mengalir ke Proyek Kereta China, Dapat PMN Rp4,3 Triliun

Jokowi menyampaikan, Indonesia masih memiliki cadangan devisa sebesar 135 miliar dolar AS yang mencukupi untuk kebutuhan impor selama 6-7 bulan.

Ia mengatakan bahwa investasi diharapkan dapat membantu pembangunan ekonomi hijau termasuk di bidang transisi energi.

“Saat ini juga kita sedang memulai membangun ibu kota baru di mana banyak sekali peluang investasi, mulai dari infrastruktur, teknologi untuk membangun smart city, dan lain-lainnya. Kebijakan investasi juga sudah kita sederhanakan lewat omnibus law, undang-undang cipta kerja, sehingga semua perizinan bisa ditangani secara terkoordinasi di kantor investasi,” paparnya.

Kepada para CEO, Presiden pun meminta agar mereka bisa menghubungi Menteri Investasi Bahlil Lahadalia jika mengalami kendala dalam berinvestasi di Indonesia.

Baca juga
Said Didu: Tahun Ini Utang Pemerintah dan BUMN Nyaris Rp13 Ribu Triliun

“Para CEO silakan minta nomor HP-nya Menteri Investasi, ini penting. Jika ada masalah bisa langsung berhubungan dengan Menteri Investasi. Jika tidak bisa selesai di Menteri Investasi, silakan hubungi saya,” tandasnya.

Selain Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, turut mendampingi Presiden dalam pertemuan dengan jajaran CEO Jepang tersebut adalah Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto; Menko Kemaritiman dan Investasi Luhur Binsar Pandjaitan; Menteri Luar Negeri Retno Marsudi; Menteri BUMN, Erick Thohir; Duta Besar RI untuk Jepang, Heri Akhmadi; dan Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid.

Beberapa CEO perusahaan Jepang yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah CEO Toyota Motor Corp Akio Toyoda, CEO Sojitz Corp Masayoshi Fujimoto, CEO Mitsubishi Corp Katsuya Nakanishi, CEO Mitsubishi Motors Corp Takao Kato, CEO Mitsubishi Chemical Corp Jean-Marc Gilson, CEO Denso Corp Koji Arima, CEO Toyota Tsusho Ichiro Kashitani, Vice President Sharp Corp Masahiro Okitsu, Vice President Inpex Corp Kenji Kawano, dan Vice President Kansai Electric Power Matsumura Mikio.

Tinggalkan Komentar