Selasa, 16 Agustus 2022
18 Muharram 1444

Jordi Amat Gabung JDT, Klub Kaya Malaysia yang Jadi Raksasa Asia

Kamis, 30 Jun 2022 - 11:24 WIB
Jordi Amat Gabung JDT, Klub Kaya Malaysia yang Jadi Raksasa Asia
Jordi Amat Gabung klub Malaysia JDT,

Perkenalan resmi Jordi Amat sebagai pemain Johor Darul Takzim (JDT) menuai reaksi beragam warganet di media sosial. Jodri resmi jadi pemain Johor pada Rabu (29/6/2022), perkenalan pemain 30 tahun itu tampak mewah dengan latar stadion megah.

Namun baru saja dikenalkan secara resmi, wargnaet Indonesia langsung mengkritik keputusan mantan bek Swansea City itu merumput di Liga Malaysia. Padahal alasan utama menaturalisasi Jordi Amat adalah untuk menularkan kualitas permainan eropa ke punggawa timnas Indonesia saat ini.

Bahkan Ketua Komisi X DPR RI Fraksi PKB, Syaiful Huda, meminta Shin Tae-yong, dan Kemenpora RI untuk bersikap tegas dan membatalkan proses naturalisasi sang pemain.

Jordi Amat yang terus mendapat kritik akhirnya buka suara. Lewat unggahannya di media sosial, Jordi menjelaskan panjang lebar alasannya bergabung dengan Johor Darul Takzim.

“Halo semua pengikut yang saya hormati. Saya membuat pernyataan ini untuk menjelaskan bahwa mengapa saya memilih JDT sebagai tim baru saya,” tulis Jordi Amat di akun media sosialnya, Rabu (29/6/2022).

Baca juga
Putin dan Islam Usai Bela Nabi Muhammad: Kritik Kebebasan Ekspresi Negara Barat

“Hal pertama yang ingin saya klarifikasi adalah semua tuduhan yang salah terhadap saya, yang mengatakan bahwa saya ingin mendapatkan paspor Indonesia hanya untuk bisa bermain sebagai kuota Asia di tim baru saya JDT,” jelas Jordi Amat.

“Saya ingin semua orang tahu bahwa sebelum saya mengambil keputusan ini, saya juga mendapatkan beberapa tawaran dari beberapa kompetisi kuat dari negara lainnya,” tuturnya.

“Saya bergabung dengan JDT bukan karena uang semata, alasan saya bergabung dengan Johor adalah berdasarkan usaha saya beradaptasi di Asia,” imbuh Jordi Amat.

“Karena kedekatan dengan Indonesia dan juga saya memungkinkan untuk lanjut berkompetisi di level tertinggi sepak bola Asia. Karena JDT bermain di Liga Champions Asia,” terang Jordi Amat.

“Saya harap teman-teman semua menghormati keputusan saya, saya meninggalkan Eropa, keluarga, dan teman-teman. Saya rasa saya sudah melakukan hal yang benar terhadap perjalanan baru sepak bola dalam hidup saya,” tandasnya.

Baca juga
Alasan Masalah Keamanan, Italia Usir 30 Diplomat Rusia

Jordi juga menyebut fasilitas yang ia dapat di JDT, tak pernah ia temukan di klub-klub yang pernah dibela sebelumnya.

JDT Klub Kaya Raya Raksasa Asia

JDT memang jadi salah satu klub terkaya di Liga Super Malaysia. Didukung kerajaan Johor, JDT punya fasilitas klub yang lengkap layaknya klub-klub eropa.

Salah satu bentuk dukungan itu adalah membangunkan fasilitas-fasilitas pribadi untuk klub.

JDT memiliki stadion megah yakni Stadion Sultan Ibrahim di Iskandar Putri, Malaysia. Stadion berkapasita 40 ribu penonton itu dibuat dengan standar stadion kelas internasional. Kursi single seat, atap stadion yang menyala merah, biru dan putih khas warna klub, ditambah ruang ganti yang super mewah seperti milik Barcelona.

Baca juga
Rusia Sebut Eropa bukan Lagi Mitra Prioritas

Tak hanya stadion, Johor Darul juga memiliki fasilitas pusat latihan untuk para pemain. Johor Darul mempunyai gedung administrasi dua lantai yang mewah.

Soal prestasi, Johor Darul juga sudah masuk dalam lingkungan kompetisi asia. Jordi menyinggung bahwa JDT sudah lolos ke babak 16 besar Liga Champions Asia. Di fase grup, anak asuh Benjamin Mora sukses mengalahkan wakil Korea Selatan, China dan Jepang.

Di Liga Super Malaysia, Johor Darul juga bertengger di puncak klasemen sementara dan baru sekali kalah dari 16 pertandingan yang sudah dilakoninya.

Tinggalkan Komentar