Juara Piala Thomas, Erick Thohir Optimis Ekonomi Indonesia Juga Mampu Bersaing di Pentas Dunia

Juara Piala Thomas, Erick Thohir Optimis Ekonomi Indonesia Juga Mampu Bersaing di Pentas Dunia  - inilah.com
instagram.com/erickthohir

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengapresiasi kemenangan para atlit Indonesia dalam ajang Piala Thomas 2020. Erick turut euforia dahaga 19 tahun Indonesia akhirnya terbayar.

“Terima kasih kepada pahlawan bulu tangkis Indonesia yang berhasil merebut Piala Thomas, lambang supremasi pebulu tangkis putra dunia yang terakhir diraih tahun 2002,” kata Erick dikutip dari akun Instagram-nya, Senin (18/10/2021).

Meski bendera Merah Putih tidak bisa dikibarkan akibat sanksi dari Badan Anti-Doping Dunia, Erick menilai bulutangkis Indonesia masih menunjukkan kebesaran-nya.

“Terima kasih atas perjuangan Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Shesar Hiren Rhustavito, dan Chico Aura Dwi Wardoyo. Lalu, Marcus Fernaldi Gideon, Kevin Sanjaya Sukamuljo, Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, Fajar Alfian, Muhammad Rian Ardianto, Leo Rolly Carnando, dan Daniel Marthin,” tutur Erick.

Baca juga  Klasemen PON XX Merosot, Anies Berangkat ke Papua

Bos Mahaka Grup ini juga memuji strategi dan kekompakan yang dibangun tim manajer serta para pelatih. Kerja keras mempersiapkan tim yang diperkuat talenta-talenta muda, sambung Erick, menunjukkan bulutangkis akan selalu menjadi kebanggaan Indonesia.

Bergeser ke ekonomi, mantan bos klub Inter Milan ini optimis dengan kemenangan di Piala Thomas 2020, ekonomi Indonesia juga mampu bersaing di dunia global.

“Bulutangkis Indonesia, sekali lagi memberikan bukti bahwa kita sebagai negara dan bangsa yang besar akan bisa bersaing di pentas dunia dalam segala bidang, terutama di bidang ekonomi,” ujarnya.

Sebagai informasi, Indonesia saat ini juga dipandang sebagai negara dengan kekuatan ekonomi besar 20 dunia (G20). Indonesia kini dipercaya menjadi Presidensi G20 tahun 2022.

Baca juga  Bareskrim Selidiki Dugaan Kebocoran Data eHAC

Presidensi G20 adalah posisi sebuah negara menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertemuan negara G20 yang dijadwalkan akan berlangsung sejak 1 Desember 2021.

Forum G20 terdiri dari 20 negara yang terdiri dari AS, Argentina, Brasil, Australia, Kanada, Meksiko, Turki, Indonesia, Korea Selatan, Jepang, China, Jerman, Inggris, India, Arab Saudi, Afrika Selatan, Italia, Indonesia, Prancis, Rusia, dan Uni Eropa. Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang menjadi anggota G20.

Negara-negara yang tergabung di G20 ini menguasai 85 persen PDB dunia, 80% investasi global, 75 persen perdagangan dunia, dan 66 persen populasi dunia.

Tinggalkan Komentar