Jumat, 01 Juli 2022
02 Dzul Hijjah 1443

Juragan99 dan 12 Crazy Rich Jaksel Ikut Program Tax Amnesty Jilid II

Senin, 06 Jun 2022 - 15:04 WIB
Juragan99 dan 12 Crazy Rich Jaksel Ikut Program Tax Amnesty Jilid II
Tax Amnesty/Ist

Sebanyak 13 orang super tajir atau crazy rich memenuhi undangan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Selatan I. Kedatangan 13 crazy rich ini untuk mengikuti program Pengungkapan Sukarela (PPS) atau Tax Amnesty Jilid II.

Kepala Kanwil DJP Jakarta Selatan I Dionysius Lucas Hendrawan mengatakan, 13 crazy rich tersebut masuk ke dalam kategori wajib pajak dengan penghasilan di atas Rp500 miliar per tahun.

Beberapa crazy rich tersebut antara lain pemilik Juragan99 yakni Gilang Widya Pramana dan pesohor Tanah Air seperti Abdel Achrian dan Temon.

“Untuk 13 wajib pajak ini tidak kami sebutkan namanya. Ini adalah wajib pajak yang kami mendapatkan informasi dengan harta di atas Rp 500 miliar per tahun,” tutur Lucas dalam Tax Gathering 2022 Kanwil DJP Jakarta Selatan I, Senin (6/6/2022).

Baca juga
Kamrussamad: Bisnis Keuangan Digital tanpa Kontrol Lahirkan Crazy Rich tak Bermoral

Dia mengatakan, dalam program ini banyak wajib pajak yang hartanya di bawah Rp500 miliar juga ikut dalam program yang berakhir pada 30 Juni 2022.

Lucas menjelaskan, wajib pajak dengan harta sekitar Rp100 miliar hingga Rp500 miliar yang sudah mengikuti PPS di kantor wilayah pimpinannya sebanyak 23 wajib pajak.

Kemudian, wajib pajak dengan harta antara Rp50 miliar hingga Rp100 miliar ada sekitar 34 wajib pajak, dan lebih banyak lagi wajib pajak yang mengikuti PPS dengan harta kekayaan di bawah Rp50 miliar per tahun.

Secara keseluruhan, hingga 5 Juni 2022 pukul 12.00 WIB, sebanyak 531 wajib pajak di kantor wilayah pimpinannya sudah mengikuti PPS dengan surat keterangan yang disertakan sebesar 608.

Baca juga
Kaji Edan Jawab Semua Tuduhan, Mulai Gilang, Pesawat Jet, sampai Korupsi e-KTP

“Dengan kondisi ini, Pajak Penghasilan (PPh) yang sudah kami terima adalah sebesar Rp190,28 miliar dengan nilai harta bersih yang diungkapkan sebesar Rp1,93 triliun,” kata Lucas.

Pihak DJP juga mengimbat kepada para wajib pajak untuk segera melaporkan harta mereka di program Tax Amnesty Jilid II ini. Apalagi, pelaksanaan program ini akan selesai pada 30 Juni 2022.

“Saya imbau segera ikuti PPS, karena ini adalah kesempatan untuk mengamankan aset-aset bapak dan ibu. Saya yakin banyak sekali fasilitas yang diberikan oleh DJP karena program ini juga tak akan diperpanjang,” tandasnya. [IKH]

Tinggalkan Komentar