Minggu, 27 November 2022
03 Jumadil Awwal 1444

Kabar Gembira COVID-19 di Indonesia Makin Turun

Jumat, 16 Sep 2022 - 16:20 WIB
Kabar Gembira COVID-19 di Indonesia Makin Turun
Kasus Covid-19 di Indonesia

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril menjelaskan perkembangan situasi COVID-19 di Indonesia yang dinilai menunjukan perbaikan.

Dia mengungkan delapan provinsi mengalami peningkatan jumlah kasus COVID-19 mingguan tetapi 26 provinsi terjadi penurunan jumlah kasus harian dalam satu minggu pada dua minggu terakhir.

Per-15 September 2022, lanjut dia, tren kasus konfirmasi harian dalam tujuh hari pada dua minggu terakhir mengalami penurunan secara nasional dari 4.078 menjadi 2.507 kasus.

“Ini berita yang menggembirakan bagi kita,” kata Syahril dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (16/9/2022).

Lebih lanjut, Syahril juga mengatakan tren kasus aktif mingguan selama dua minggu terakhir juga mengalami penurunan dari 45.759 menjadi 32.480 kasus.

Baca juga
Secuil Kisah Elizabeth II, Intervensi Vonis Soebandrio Kunjungi Indonesia atas Undangan Ibu Tien

Kemudian, tren kematian atau case fatality rate (CFR) secara nasional sedikit menurun selama dua minggu terakhir dari 2,48 menjadi 2,47.

“Tren harian dalam seminggu pada dua minggu terakhir pasien dirawat mengalami penurunan dari 3.988 menjadi 3.340 kasus,” tambah Syahril.

Dia juga mengungkapkan tingkat keterisian tempat tidur dalam waktu yang sama juga berkurang dari 6,23 persen menjadi 5,32 persen. Selain itu, jumlah spesimen yang diperiksa, lanjut Syahril, juga berkurang dari 83.470 menjadi 65.424.

“Tren positivity rate harian dalam seminggu pada dua minggu terakhir mengalami penurunan dari 10,48 persen menjadi 8,65 persen,” ungkap Syahril. Jumlah rasio kontak erat juga menurun dari 11 menjadi delapan.

Baca juga
Kasus Covid-19 di Negara Lain Naik, Indonesia Jangan Lengah

“Rasio kontak erat seharusnya lebih dari 15,” tambah Syahril.

Mengenai vaksinasi, Syahril menjelaskan cakupan vaksinasi COVID-19 dosis satu sebesar 86,90 persen, dosis kedua 72,68 persen, dan booster sebesar 26,45 persen.

Tinggalkan Komentar