Selasa, 12 Mei 2026 | 24 Dzulqa'dah 1447
inilah.commarketsektor riilKAI Ganti Nama Argo Bromo Anggrek Menjadi KA Anggrek Mulai 9 Mei

KAI Ganti Nama Argo Bromo Anggrek Menjadi KA Anggrek Mulai 9 Mei

Ikhsan Medium.jpeg
Selasa, 5 Mei 2026 - 19:34 WIB
Share
PT KAI resmi mengubah nama KA Argo Bromo Anggrek menjadi KA Anggrek mulai 9 Mei 2026. (Foto: Antara)

PT KAI resmi mengubah nama KA Argo Bromo Anggrek menjadi KA Anggrek mulai 9 Mei 2026. (Foto: Antara)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung
KecilBesar

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengumumkan langkah besar terkait salah satu layanan unggulannya. Mulai 9 Mei 2026, kereta api legendaris relasi Jakarta-Surabaya, KA Argo Bromo Anggrek, resmi berganti nama menjadi KA Anggrek.

Melalui unggahan di akun Instagram resminya pada Selasa (5/5/2026), KAI menjelaskan bahwa perubahan ini merupakan bagian dari penyederhanaan identitas merek. Dengan mengusung tema 'Nama Baru, Semangat Baru', perseroan berupaya menghadirkan citra yang lebih elegan dan mudah diingat oleh pelanggan.

"Sebuah penyederhanaan dari nama Argo Bromo Anggrek bukan meninggalkan sejarah, tetapi mematangkan warisan yang sudah lama melekat dalam perjalanan masyarakat Indonesia," tulis manajemen KAI dalam keterangan resminya.

Nasib Tiket Penumpang

Meski berganti nama, KAI memberikan jaminan penuh kepada para calon penumpang yang sudah terlanjur mengantongi tiket dengan nama lama. Perseroan memastikan tidak ada perubahan pada jadwal keberangkatan maupun kelas layanan.

Setiap tiket KA Argo Bromo Anggrek yang telah dibeli tetap berlaku sah dan dapat dipergunakan untuk perjalanan KA Anggrek. Penumpang dipastikan tetap mendapatkan hak layanan sesuai dengan kelas yang telah mereka pilih sebelumnya tanpa ada biaya tambahan atau perubahan prosedur.

Dua Insiden Maut Jadi Sorotan

Langkah rebranding ini menarik perhatian publik karena dilakukan saat nama Argo Bromo Anggrek sedang menjadi buah bibir akibat dua insiden fatal dalam waktu berdekatan.

Baru-baru ini, tepatnya pada Jumat (1/5/2026) dini hari, KA Argo Bromo Anggrek terlibat kecelakaan tragis di Grobogan, Jawa Tengah. Kereta tersebut menabrak mobil rombongan pengantar haji yang menewaskan lima orang.

Beberapa hari sebelumnya, Senin (27/4/2026) malam, tragedi lebih besar terjadi di Stasiun Bekasi Timur. KA Argo Bromo Anggrek menghantam rangkaian KRL yang tengah berhenti di jalur. Data terbaru menyebutkan jumlah korban jiwa dalam tragedi memilukan tersebut telah mencapai 16 orang, sementara puluhan lainnya masih dalam perawatan intensif.

Dalih Penyederhanaan Identitas

Walau publik mengaitkan perubahan nama ini dengan upaya membuang 'sial' atau memperbaiki citra pasca-kecelakaan, KAI secara resmi tetap berpegang pada alasan estetika dan filosofi simbolis. Nama 'Anggrek' dipadankan dengan simbol keteguhan, adaptasi, dan ketenangan.

Hingga kini, KAI tidak memberikan pernyataan yang menghubungkan secara langsung pergantian nama tersebut dengan rangkaian kecelakaan maut yang melibatkan armada mereka. Manajemen menegaskan fokus saat ini adalah transformasi layanan yang lebih sederhana namun tetap mempertahankan kualitas perjalanan kelas wahid.

0 suka
0 bookmark
Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com