Rabu, 01 Februari 2023
10 Rajab 1444

Kajian UAH: Kalau Hari Ini Dapat Ujian, Jangan Minta Nanti

Kamis, 08 Des 2022 - 20:15 WIB
Penulis : Ibnu Naufal
UAH Ujian
Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengajak umat muslim berlaku lapang dada menerima ujian hidup dari Allah SWT. (Foto inilah.com)

Bisakah kita sebagai umat muslim selalu berlaku lapang dada menerima ujian hidup yang ditimpakan Allah Swt.  Tentu itu tidak mudah. Umumnya, manusia pasti mengharapkan tenggat waktu Seandainya Allah Swt menawarkan apakah kita hendak diuji hari ini ataukah esok hari, niscaya manusia lebih memilih esok hari saja.

Menurut penceramah kharismatik Ustadz Adi Hidayat (UAH), apa pun musibah yang ditimpakan Allah Swt kepada kita hari ini, sebaiknya dihadapi dengan hati yang kuat dan tabah. Sehingga, nanti ketika ada ujian-ujian lain, sudah memiliki modal kekuatan untuk menghadapinya.

“Artinya, apabila Allah Swt menakdirkan kita hari ini ditimpa musibah dan ujian, maka jangan minta ditunda. Sebab, tidak ada jaminan nanti kita bisa lebih kuat menerima ujian yang diberikan Alah Swt,” kata UAH dalam siaran akun youtube Adi Hidayat, Kamis (8/12/2022).

Baca juga
Pramono: Pemilu 21 Februari 2024 Pilihan Tepat

Oleh karenanya, ujian apa pun yang ditimpakan Allah Swt hari ini kepada umat muslim, menurut UAH, adalah kesempatan baginya untuk berlatih perihal kesabaran, kepasrahan, dan tawakkal kepada Allah Swt.

Di samping itu, lanjut penulis Kitab At-Taisir ini menjelaskan, setiap kali Allah Swt memberikan ujian kepada hamba-hamba-Nya, maka sebenarnya Dia sedang memberikan peluang bagi para hamba-Nya untuk menaikkan tingkat keimanan kepada-Nya.

“Dalam konteks inilah, tidak mengherankan apabila para nabi dan rasul, termasuk juga para kekasih Allah Swt, ketika ditimpa ujian tidak hanya bersabar melainkan sekaligus bersyukur,” ungkap UAH.

Memang pada kenyataannya, sedikit orang yang benar-benar merasa siap kapan pun Allah Swt akan memberikan musibah atau ujian kepadanya. Kebanyakan di antara kita lebih memilih agar musibah tersebut ditangguhkan saja, bahkan tidak ditimpakan sama sekali kepada kita. Akan tetapi, mungkinkah ada manusia yang hidup tanpa diuji? Tentu tidak mungkin.

Baca juga
Breaking News: Gempa Bumi Guncang Banten, Terasa hingga Jakarta

Bahkan, manusia sekelas Nabi dan Rasul saja hidupnya akan selalu diuji oleh Allah Swt untuk menguatkan keimanan dan ketundukannya kepada Allah Swt.

Tinggalkan Komentar