Rabu, 18 Mei 2022
17 Syawal 1443

Kak Seto Cedera Lutut Kiri Usai Lompat dari Ketinggian 3,5 Meter

Kak Seto
Tangkapan layar dari instagram @kaksetosahabatanak

Kak Seto atau yang memiliki nama lengkap Seto Mulyadi mengalami cedera. Meski mengalami cedera, kak Seto tetap aktif dan giat berolahraga. Setiap hari, dia bahkan melakukan olahraga pagi di sekitar rumahnya. Salah satu yang dia sering lakukan adalah berlari.

Pada tayangan video pendek yang dia tampilkan di Instagram pribadinya @kaksetosahabatanak menjelaskan dahulu dia pernah mengalami cedera di lutut kaki sebelah kanan. Kini, dia mengalami cedera lutut kaki sebelah kiri.

Dia juga menampilkan cara agar bisa tetap olahraga meski lututnya sedang cedera, terlihat dalam video pendek tersebut.

“Kalau dulu lutut kanan, sekarang ganti lutut kiri yang cedera berat karena coba lompat dari ketinggian 3,5 meter! Namun tradisi gerak badan tetap harus terlaksana. Dan inilah gaya lari serta lompat yang sementara hanya mengandalkan kekuatan kaki kanan saja dulu. Hasilnya boleh juga, cukup berkeringat, dan menyegarkan lho, sahabat,” tulis kak Seto pada Instagram pribadinya @kaksetosahabatanak, ditulis di Jakarta, Selasa, (10/5/2022).

Baca juga
Kesemutan Tanda Awal Diabetes

Usia 70 tahun, Kak Seto masih kuat push up 80 kali

Psikolog Seto Mulyadi yang kerap disapa Kak Seto mengungkap resep sehatnya bisa tetap bugar di usia 70 tahun.

Hal yang paling penting dalam menjalani hidup sehat menurutnya adalah dengan tetap melakukan aktivitas fisik setiap hari.

“Kalau pagi masih push up 80 kali. Terkadang yoga enggak bisa keluar, lompat-lompat minimal 50 kali,” kata Seto Mulyadi.

Sejak kecil dia mengaku terkenal sebagai anak yang paling aktif di keluarga dan sering sekali bermain ekstrim seperti memanjat pohon atau naik ke atap rumah.

Baca juga
Foto: Dua Anak Zulhas Kolaborasi Luncurkan Novel Rantau

“Melihat hal tersebut, orang tua saya mengambil sisi positif dan lebih sering mengarahkan saya ke kegiatan seperti jogging, menari, dan pencak silat,” tambahnya.

Ternyata olahraga penting untuk kesehatan tulang, sendi dan otot sejak dulu hingga kini.

“Olahraga jadi komitmen jangka panjang saya, bersama dengan nutrisi yang baik. Hasilnya karena terbiasa beraktifitas fisik dengan olahraga dan memenuhi nutrisi, saya tetap aktif hingga sekarang. Saya masih rutin berolahraga minimal 30-60 menit setiap hari dengan intensitas sedang seperti aerobik, berlari atau jalan cepat, angkat beban ringan dan naik turun tangga,” ungkapnya.

Tinggalkan Komentar