Jumat, 19 Agustus 2022
21 Muharram 1444

Kalah dari Ganda Jepang, Greysia/Apri Mengaku Tak Kecewa

Minggu, 28 Nov 2021 - 18:56 WIB
Penulis : Ivan Setyadhi
260921177 2136788099802086 510944898837461458 N - inilah.com
Podium Indonesia Open 2021 Ganda Putri

Duet ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu harus puas sebagai runner up Indonesia Open 2021 usai dikalahkan ganda Jepang.

Bertanding di Bali International Convention Centre & Westin Resort pada Minggu (28/11/21), Greysia /Apriyani dikalahkan Mayu Matsumoto/Ayako Sakuramoto dengan skor 19-21, 19-21 dalam durasi 1 jam 5 menit.

Berstatus unggulan nomor dua dan memegang head to head 2-0, tak berpengaruh banyak dalam pertandingan yang berjalan alot sejak awal gim itu.

Apalagi wakil Jepang tersebut tengah dalam motivasi tinggi usai menyabet gelar di Indonesia Masters 2021 pekan lalu.

Dalam laga sepanjang 65 menit ini, pasangan unggulan kedua ini harus menghabiskan energinya demi menembus pertahanan ganda putri Jepang yang dikenal alot.

Baca juga
Imbangi Thailand 2-2, Indonesia Runner Up Piala AFF 2020

“Kami pernah merasakan menang dan sekarang merasakan kalahnya, kami tidak kecewa dan tidak merasa sedih. Tapi kami ingin terus berjuang dengan maksimal di kemudian hari,” kata Greysia saat ditemui setelah pertandingan di Nusa Dua, Bali, Minggu.

Greysia menceritakan, laga mereka berlangsung seru namun melelahkan karena bermain reli yang menghabiskan tenaga. Bahkan di gim pertama sempat terjadi reli terpanjang di turnamen BWF Super 1000 ini dengan 192 kali pukulan.

Greysia/Apriyani sempat kesulitan untuk mematikan lawan, namun bukan berarti pasangan Matsuyama/Shida bisa dengan mudah mencetak poin karena juga kesulitan mematikan ganda putri Indonesia.

Baca juga
Kritik Jadwal Padat BWF, Legenda Bulu Tangkis: Rancangan Dagelan

“Tadi sudah sangat ketat dan mereka jarang melakukan kesalahan, dan mereka juga jarang mati. Kami akui itu. Kalau reli panjang ya seperti gitu, sudah capek tapi harus selalu fokus dengan pukulan. Rasanya seperti mau pecah,” kata Apriyani mengungkapkan.

Lagi-lagi faktor ketahanan mental menjadi poin penting yang harus diperbaiki oleh Indonesia. Berdasarkan pengakuan Greysia/Apriyani, kondisi fisik yang sangat prima menjadi keharusan.

“Jepang itu lawan yang ulet, mereka bukan hanya kuat tenaga tapi juga mental. Kami secara fisik harus dalam keadaan yang benar-benar fit,” Greysia menceritakan.

Tinggalkan Komentar