https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   07 September 2021 - 20:46 wib

500 Ribu Vaksin Astrazeneca Tiba, Bea Cukai Soekarno Hatta Rush Handling

berita-profile

Inilah

0

0

Kanal
berita-headline

Bea Cukai Soekarno Hatta Melakukan Rush Handling Untuk 500 ribu Vaksin Astrazeneca yang Baru Tiba

Pemerintah Australia mendatangakan vaksin Astrazeneca sebanyak 500.000 dosis sebagai bentuk dukungan kepada Indonesia pada Kamis (2/9/2021). Kedatangan ini merupakan pengiriman tahap pertama dari rencana pemerintah australia untuk memberikan dukungan 2,5 juta dosis pada tahun 2021 melalui mekanisme bilateral.

Pada impor kali ini juga, Bea Cukai Seokarno-Hatta tetap memberikan pelayanan dalam bentuk pelayanan segera (rush handling) sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 74 Tahun 2021, yang merupakan pelayanan kepabeanan diberikan atas barang impor tertentu karena karakteristiknya (peka kondisi, dan/atau peka waktu) sehingga perlu segera dikeluarkan dari kawasan pabean.

Janji layanan rush handling untuk vaksin adalah 2 jam sejak permohonan diterima. Bea Cukai Soekarno-Hatta juga meberikan fasilitas fiskal berupa pembebesan bea masuk, pajak pertambahan nilai (PPN), dan PPh Pasal 22 Impor.

Kepala Bidang Pelayanan dan Fasilitas Pabean dan Cukai I, Sumarna sebagai salah satu perwakilan Bea Cukai Soekarno-Hatta bersama Counselor Development at Australian Embassy Daniel Woods meninjau langsung kegiatan proses pengawasan dan pemeriksaan vaksin Astrazeneca yang dikemas dalam 15 pallet dan diangkut menggunakan maskapai penerbangan Garuda Indonesia (GA 713), tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 16.30 WIB yang selanjutnya dibawa ke Gudang Impor PT Garuda.

Sumarna menerangkan bahwa Bea Cukai Soekarno-Hatta sangat menyambut niat baik pemerintah Australia dan akan tetap berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan sesuai dengan janji layanan agar vaksin tersebut dapat segera diedarkan kepada masyarkat indonesia.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melalui konferensi pers secara daring menjelaskan bahwa aksin Astrazeneca kali ini merupakan Vaksin menggunakan mekanisme dose-sharing atau dosis berbagi yang diperoleh dari pemerintah Australia. Retno juga berkata bahwa pemerintah Australia telah berkomitmen untuk memberikan dukungan pengadaan vaksin bagi indoneisa senilai AUD 77,1 juta yang akan disalurkan melalui United Nations Children’s Fund (UNICEF).

"Vaksin dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan akan menjadi modal yang kuat bagi indonesia untuk terus dapat menurunkan angka penyebaran virus Covid-19," ujar Retno.

Akselerasi vaksinasi nasional yang dilakukan pemerintah Indonesia terus dilakukan agar pandemi Covid-19 dapat segera diatasi. Bea Cukai Soekarno Hatta akan terus memberikan pelayanan yang optimal untuk memperlancar arus importasi vaksin yang direncakan akan tinggi intensitas kedatangannya sampai akhir tahun.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Kepala Negara dan Diplomat Tak Perlu Tunjukkan Bukti Vaksinasi di Sidang PBB

Semua presiden, perdana menteri, dan diplomat yang akan mengikuti Sidang Majelis Umum Perserikata
berita-headline

Viral

Operasi Pasar Menjadi Cara Bea Cukai Sosialisasikan Gempur Rokok Ilegal

Sebagai bentuk pelayanan yang maksimal dan menjalankan fungsi sebagai Community Protector, Bea Cu
berita-headline

Kanal

Bea Cukai Asistensi Hibah Vaksin Tahap ke-75 Via Bandara Soekarno Hatta

Bea Cukai Soekarno Hatta kembali mengasistensi hibah vaksin Red Cross of Society China jenis Sino
berita-headline

Kanal

Sentra Vaksinasi dan Tim Vaksinasi Keliling Jemput Bola Hingga ke Pelosok

Kabupaten Semarang mulai meluncurkan sentra vaksinasi dan tim vaksin keliling. Program ini menargetk
berita-headline

Viral

Sudah 50,4 Juta Warga Indonesia Terima Vaksinasi Lengkap

Penerima vaksinasi lengkap COVID-19 (dosis pertama dan kedua) di Indonesia hingga hari ini, Rabu