https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   17 September 2021 - 21:54 wib

Ini Kartu Kredit Digital Pertama di RI, Prosesnya Hanya 60 Detik

Kompetisi antar bank dalam menggaet nasabah milenial, tampaknya semakin sengit saja. Di era digital, perbankan berlomba-lomba menghadirkan kemudahan. Dalam rangka menggaet itu tadi, anak muda alias kalangan milenial.

Tak mau kalah, Bank DBS Indonesia meluncurkan Kartu Kredit Digital digibank. Bisa jadi, kartu digital ini adalah yang pertama di Indonesia. Menariknya, proses approval atau persetujuan pengajuan kartu kredit serta limit yang disetujui, hanya butuh waktu semenit. Alias 60 detik. Luar biasa.

Setelah verifikasi biometrik, produk ini memungkinkan nasabah untuk langsung melakukan transaksi berbagai e-commerce dan e-wallet.  Sambil menunggu kartu fisik yang akan dikirim.

Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia, Rudy Tandjung mengungkapkan, terdapat kesenjangan antara layanan kartu kredit yang tersedia dengan gaya hidup masyarakat saat ini, terutama milenial, dan tren yang terjadi di mana adanya shifting dari transaksi offline menuju online.

"Kami melihat gap yang ada mengakibatkan pertumbuhan kartu kredit yang relatif stagnan dan menyisakan potensi yang besar. Dengan kebutuhan yang ada, dan sebagai bank yang digerakkan oleh tujuan positif (purpose-driven bank), serta sejalan dengan komitmen digibank by DBS untuk menghadirkan solusi berkelanjutan bagi kehidupan nasabah dan komunitas," papar Rudy.  

"Kami percaya bahwa peluncuran Kartu Kredit Digital digibank merupakan jawaban yang dapat memfasilitasi kebutuhan nasabah secara digital. Dan, digibank by DBS tidak hanya berfokus dalam pengembangan bisnisnya, tetapi secara berkelanjutan berusaha memberikan dampak positif," imbuhnya.  

Sebelumnya, nasabah perlu menunggu 3-5 hari untuk mengetahui persetujuan pengajuan kartu kredit serta limit yang disetujui. Kini, untuk menjawab kebutuhan akan efisiensi waktu, digibank menghadirkan Kartu Kredit Digital digibank dengan #Approval60Detik.

"Nasabah tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan kepastian dan kartu digital bisa langsung digunakan untuk transaksi online, setelah melakukan verifikasi biometrik, tanpa harus menunggu pengiriman kartu kredit fisiknya, di mana status pengiriman kartu fisik dapat dimonitor secara langsung melalui aplikasi digibank by DBS," tuturnya.

Melalui fitur aplikasi digibank by DBS yang dapat diakses 24/7, kata dia, nasabah dapat sepenuhnya mengendalikan keuangan seperti dengan mengatur limit kartu kredit, cicilan dengan berbagai pilihan tenor sesuai kebutuhan, memantau informasi transaksi dan cicilan, hingga mengatur pembayaran tagihan rutin secara otomatis.

"Hal ini menjawab aspirasi generasi milenial sesuai riset digibank Usability Test Finding 2019, di mana mereka menginginkan adanya kontrol terhadap pengeluaran, serta pengaturan cash flow yang baik agar dapat membayar tagihan dan cicilan tepat waktu," pungkasnya.

Riko Abdurrahman, President Director PT Visa Worldwide Indonesia menyatakan, pihaknya menyambut baik dan ikut bangga bisa mendukung peluncuran Kartu Kredit Digital Digibank. "Visi kami untuk mendukung pemerintah menuju masyarakat nontunai dapat semakin cepat terwujud dengan kolaborasi-kolaborasi seperti ini," ungkapnya.

Studi visa mengenai consumer payment attitude, kata dia, menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia termasuk yang paling optimis bahwa kehidupan yang serba cashless. Atau setidaknya less cash dapat tercapai hanya dalam lima tahun ke depan saja, dipercepat karena adanya pandemi.

"Sejalan dengan itu, kami mengapresiasi langkah DBS untuk menghadirkan terobosan terbaru proses persetujuan dan limit kartu yang sangat cepat sehingga masyarakat semakin nyaman bertransaksi secara digital," ungkapnya.

Head of Card Business, PT Bank DBS Indonesia, Ari Lastina bilang, peluncuran kartu kredit digital digibank, sejalan dengan misi digibank by DBS. Yakni, menciptakan inovasi berkelanjutan, menghadirkan customer journey yang mudah dan nyaman.

"Serta mentransformasikan kehidupan nasabah dalam berkontribusi positif untuk dunia yang lebih baik bersama Bank DBS Indonesia,” tutup Ari.


Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Inersia

Gaya Generasi Milenial dan Z dalam Mengatur Keuangan

Generasi milenial dan z memiliki gaya pengelolaan keuangan yang berbeda dengan generasi sebelumny
berita-headline

Inersia

PANDI Sebut Milenial Dapat Berperan Jadi Promotor Dorong UMKM Digital

Ketua Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) Yudho Giri Sucahyo menilai generasi muda a
berita-headline

Viral

PAN Ingin Gaet Kaum Muda, Ini Strategi Mumtaz Rais

Partai Amanat Nasional (PAN) nampaknya mulai serius ingin menarik suara kaum muda khususnya gener
berita-headline

Viral

Mendorong Kesadaran Milenial terhadap Pangan Lokal

Inovasi serta solusi pertanian terhadap Pangan lokal tak kalah berpotensi mengenjot ekonomi selai
berita-headline

Inersia

Hasil Riset: 72 Persen Generasi Z dan Milenial Ingin Punya Bisnis Sendiri

Sekitar 72 persen Generasi Z dan Milenial di Asia Pasifik bercita-cita untuk memiliki bisnis send