https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   23 September 2021 - 17:41 wib

Ketua DPD RI Minta PTM Dipersiapkan Lebih Matang

berita-profile

Inilah

0

0

Kanal
berita-headline

(ist)

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta pemerintah daerah untuk mengkaji secara komprehensif rencana pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM). 

Pasalnya, sebanyak 151 siswa di dua SMP Negeri Kecamatan Mrebet, Purbalingga, Jawa Tengah, terpapar Covid-19 saat masa persiapan PTM.

"Peristiwa ini harus menjadi pelajaran bagi sekolah lainnya. Dinas pendidikan harus memiliki data dan kajian mengenai keadaan sebaran Covid-19 di wilayahnya masing-masing. Jadi penyelenggaraan PTM harus dipertimbangkan berdasarkan potensi penularan," kata LaNyalla, Kamis (23/9/2021).

Sebanyak 90 siswa SMPN 4 Mrebet Purbalingga terkonfirmasi positif Covid-19, Selasa (21/9/2021). Mereka kemudian menjalani isolasi terpusat di gedung sekolah.

Di hari yang sama, sebanyak 61 siswa SMPN 3 Mrebet Purbalingga juga dinyatakan positif Covid-19.

"Seharusnya sekolah mampu membuat antisipasi kemungkinan terjadinya peristiwa ini. Makanya kita juga mempertanyakan prosedural penerapan prokes dalam pelaksanaan PTM di dua SMP Negeri tersebut. Kok bisa sampai terjadi?" tanya LaNyalla.

Senator asal Jawa Timur itu menegaskan  setiap sekolah harus menerapkan Standar Operasional Prosedur  (SOP) untuk PTM yang akan datang. 

"Tidak boleh lengah dan kendor. Harus dilakukan pengawasan dengan baik. Terutama penggunaan masker dan tidak boleh berkerumun. Terkadang anak-anak susah dalam hal ini. Karena sudah lama tidak bertemu temannya kemudian asyik ngobrol lupa jaga jarak. Ini harus diawasi," ujarnya.

Pihak sekolah dan orang tua, menurut LaNyalla, perlu bersabar dalam menghadapi pandemi. Artinya tidak perlu memaksakan harus ada PTM jika benar-benar tidak siap.

"Kita semua tahu dan memahami bahwa kedisiplinan warga masih rendah. Demikian juga anak-anak sekolah, masih sering abai dengan penerapan prokes," tutur dia lagi.

Ditambahkannya, jika potensi penularan masih tinggi sebaiknya PTM ditiadakan dan anak-anak tetap belajar di rumah. Tentunya peran orang tua sangat diperlukan lagi.

"Demi anak-anaknya, saya kira orang tua akan memberi yang terbaik. Orangtua pastinya akan melakukan pendampingan dan harus mau belajar lagi agar anak-anaknya mampu mencerna pelajaran,"  ucapnya.

Mantan Ketua Umum PSSI ini juga meminta percepatan vaksinasi Covid-19 bagi kelompok usia sekolah yakni usia 12 - 17 tahun. Percepatan ini dibutuhkan agar pembelajaran tatap muka bisa lebih aman.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Kanal

Bertemu PB PGRI, Ketua DPD RI Sampaikan Agenda Safari FGD Amandemen Konstitusi

Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti, menerima audiensi Pengurus Besar Persatuan Guru Rep
berita-headline

Kanal

Lihat Artefak Peninggalan Nabi, La Nyalla Harap Bisa Meneladani

Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti melihat benda-benda peninggalan Rasulullah SAW di tem
berita-headline

Kanal

Ketua DPD RI Bersyukur Mulai Ada Komunikasi antara 57 Mantan Pegawai KPK Terhadap Tawaran Kapolri

Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti, memberikan apresiasi kepada 57 mantan pegawai KPK.
berita-headline

Viral

Politikus Senior Sabam Sirait Tutup Usia

Politikus senior yang juga anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sabam Sirait meninggal dunia
berita-headline

Kanal

Sultan Minta Pemda Se-bengkulu Maksimalkan momentum Kunjungan Kementerian

Wakil ketua Dewan Perwakilan Daerah RI Sultan B Najamudin mendorong pemerintah daerah Se-Bengkulu