https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   24 September 2021 - 20:16 wib

Jawab Aspirasi Daerah, Sultan Gandeng 4 Kementrian Sekaligus Kunjungi Bengkulu

berita-profile

Inilah

0

0

Pimpinan dewan perwakilan daerah asal Bengkulu Sultan B Najamudin direncanakan akan melakukan kunjungan ke Pulau Enggano, salah satu pulau terluar Indonesia, dengan menghadirkan perwakilan dari empat kementrian sekaligus. 

Kunjungan yang dijadwalkan pada tanggal 27 hingga 29 September tersebut akan menghadirkan utusan Kementerian Kordinator Kemaritiman dan investasi, kementrian PUPR, kementrian perhubungan dan kementerian Komunikasi dan informasi. 

"Tentu saja ini akan menjadi kunjungan kerja istimewa dan sangat menantang bagi pemerintah yang diwakili oleh empat kementrian. Juga merupakan sebuah kehormatan bagi daerah dan masyarakat Bengkulu", ujar Sultan saat ditemui di Jakarta pada Jum'at (24/09).

Menurutnya, sangat tidak mudah mengudang para pejabat kementerian untuk melakukan kunjungan ke daerah terluar,  apalagi di tengah situasi seperti ini. Tapi kita tidak boleh kalah dengan keadaan. Kita perlu upaya-upaya luar biasa agar bisa bangkitkan kembali pembangunan ekonomi nasional. 

"Atas nama daerah, kami ingin pemerintah bisa memahami dan memastikan langsung kebutuhan-kebutuhan infrastruktur yang mendasar seperi jalan, jembatan, pelabuhan laut dan jaringan telekomunikasi di wilayah terluar. Ini tentang pemerataan pembangunan, di mana pun titik lokasinya, harus kita jangkau", kata mantan wakil Gubernur Bengkulu ini. 

Selain mengunjungi Pulau Enggano yang berada di Samudera Hindia, rombongan juga dijadwalkan akan melakukan monitoring percepatan pembangunan infrastruktur Major Project dan Proyek Strategis Nasional Jalan Tol Lubuk  Linggau-Curup-Bengkulu.

Kunjungan kerja yang melibatkan empat kementrian tersebut, ungkap Sultan, merupakan tindak lanjut dari permohonan pemerintah Provinsi Bengkulu kepada pihaknya agar pembangunan jalan tol ini dilanjutkan kembali oleh pemerintah, setelah sempat dihentikan akibat pengalihan anggaran kepada upaya pengendalian epidemi Covid-19. 

"Sebagai wakil daerah, kami tentu tidak ingin PSN ini tidak menjadi mangkrak akibat pandemi dan menghambat proses pemulihan ekonomi di daerah yang kami wakili. Meskipun nyaris diabaikan, dengan berbagai upaya pendekatan, alhamdulilah kemenko Kemaritiman dan investasi RI bersedia menginisiasi kunjungan bersejarah ini", kata Sultan.

Lebih lanjut Sultan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah yang bersedia memberikan perhatian khusus kepada daerahnya. Pemerataan dan pertumbuhan ekonomi nasional di masa depan sangat ditentukan oleh seberapa besar nilai investasi infrastuktur kita saat ini.

"Kami optimis, tingginya Potensi biodiverdiras dan kekayaan alam Bengkulu dan sekitarnya akan membayar kembali nilai investasi infrastuktur ini dalam waktu yang tidak lama. Lebih dari itu, ini merupakan proyek pengintegrasian NKRI", tutup Sultan.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Kanal

Ketua DPD RI Minta PTM Dipersiapkan Lebih Matang

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta pemerintah daerah untuk mengkaji secara komp
berita-headline

Kanal

Mobilitas Meningkat, Fahira Idris: Covid-19 Masih Ada, Pilih Kegiatan yang Prioritas Saja

Pasca gelombang kedua Covid-19 di Indonesia dan terus terjadinya tren penurunan kasus aktif yang
berita-headline

Kanal

Bertemu PB PGRI, Ketua DPD RI Sampaikan Agenda Safari FGD Amandemen Konstitusi

Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti, menerima audiensi Pengurus Besar Persatuan Guru Rep
berita-headline

Kanal

Moratorium Sawit Berakhir, Waket DPD RI Dorong Pemerintah Kembangkan Intensifikasi Sawit

Pimpinan Dewan Perwakilan Daerah RI mendorong pemerintah untuk mengubah paradigma dan orientasi p
berita-headline

Kanal

BAP DPD RI Mediasi Tuntutan Masyarakat Adat Moi Maya

Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI menggelar mediasi antara masyarakat adat Moi Maya dengan