https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   01 October 2021 - 01:31 wib

Pandemi, Kebutuhan Suplemen Masyarakat Terus Meningkat

Kanal
berita-headline

Penjualan produk suplemen Healthy Care di outlet kesehatan (ist)

Situasi pandemi COVID-19 yang tak kunjung usai, membuat kebutuhan masyarakat akan suplemen terus meningkat. Konsumsi suplemen dibutuhkan untuk menjaga daya tahan tubuh agar optimal selama masa pandemi.

"Orang Indonesia itu sudah mengerti tentang vitamin, apalagi saat COVID-19, orang makin memahami kebutuhan suplemen untuk melengkapi kebutuhan akan nutrisinya," ujar Ricky Tjahjadi, Direktur PT Maestro Insan Indonesia (MII), importir tunggal Healthy Care, saat peluncuran delapan suplemen anyar di Jakarta, baru-baru ini.

Sebelumnya Ricky mengaku telah melakukan riset tentang kebutuhan suplemen masyarakat Indonesia dan apa yang biasa dikonsumsi oleh pria, wanita dan anak-anak.

Hasilnya ia memetakan yaitu Fish Oil, Propolis, Glucosamine, Ultimate Omega 3, Coenyzme, Vitamin C, Vitamin D3, dan Kid Eye Healthy, merupakan delapan suplemen yang sering dikonsumsi masyarakat.

"Jadi, delapan suplemen itu yang saat ini banyak dibutuhkan di sini," ujar Ricky.

Selain itu, pemilihan produk suplemen dan vitamin dengan kualitas baik untuk dikonsumsi oleh keluarga merupakan suatu hal yang juga harus diperhatikan, hal itu untuk memastikan kebutuhan nutrisi tubuh kita tercukupi dengan baik guna menangkal risiko berbagai penyakit.

Ricky, yang juga hadir secara langsung mengenalkan delapan produk Healthy Care, menyebut produknya bisa bersaing dengan produk sejenis yang telah ada di Indonesia. Alasannya, karena produknya berasal dari Australia yang memiliki standar yang tinggi.

"Masyarakat menganggap produksi kesehatan Australia itu bagus, karena di sana ada badan namanya Therapeutic Goods Admisnistration (TGA) yang mempunyai standar tinggi sekali," kata Ricky.

Tak hanya standar kualitas yang tinggi, produk Healthy Care juga dikenal sebagai produk harga ekonomis. Karena isinya banyak dalam satu kemasan besar, harganya diklaim terjangkau dengan isi yang lebih banyak.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Inersia

Empat Alasan Anak Tidak Butuh Vitamin

Vitamin mendukung anak-anak untuk menjaga imunitas. Terlebih untuk anak-anak  di tengah pand
berita-headline

IXU

Kapan Status Endemi Covid-19 Bisa Dicapai di Indonesia?

Kapan Indonesia keluar dari situasi pandemi menjadi endemi covid-19?Jawaban:
berita-headline

Viral

2.252 Varian Delta Terdeteksi di 33 Provinsi

Sebanyak 2.252 kasus varian Delta terpantau di 33 provinsi di Indonesia. Hal ini menjadikan setia
berita-headline

Inersia

COVID-22, Rumor Sekaligus Kode Keras bagi Umat Manusia

Pandemi COVID-19 sudah berlangsung 1,5 tahun dan belum ada tanda-tanda akan berakhir. Kini muncul
berita-headline

Viral

Rp24 Miliar Disiapkan untuk Anak Yatim karena Covid-19

Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp24 miliar untuk anak-anak