https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   15 October 2021 - 01:24 wib

Dorong Produk UKM Aceh Tembus Pasar Global, Kemendag Lakukan Ini

Upaya meningkatkan kualitas produk ekspor terus dilakukan Kementerian Perdagangan. Inovasi desain produk ekspor semakin dieksplorasi.

Diharapkan bisa membantu pelaku usaha, agar produknya semakin kompetitif di pasar global.  Direktorat Pengembangan Produk Ekspor bekerja sama dengan Pemkap Pidie Jaya, menggelar klinik desain sebagai program unggulan Indonesia Desain Development Center (IDDC) untuk pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) Aceh di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Selasa (12/10/2021).

Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya mendorong ekspor produk unggulan daerah Aceh, yaitu produk kerajinan dan makanan olahan ke pasar global.

Klinik desain dibuka Direktur Pengembangan Produk Ekspor Kemendag Miftah Farid. Hadir Bupati Pidie Jaya, Teungku Aiyub Abbas, Wakil Bupati Pidie Jaya Said Mulyadi, dan Ketua HIMKI Provinsi Aceh Yusuf S Adang.

“Kali ini, klinik desain diselenggarakan bagi UKM di Aceh. Klinik desain sendiri adalah salah satu produk unggulan IDDC yang memberikan fasilitasi kepada para pelaku usaha daerah untuk mengembangkan produk unggulan mereka," Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi.

Didi mengatakan, saat ini, angka rasio positif COVID-19 di Indonesia, berangsur-angsur turun. Selain itu, geliat ekonomi global juga semakin membaik. Hal ini terlihat dari banyaknya negara pada semester pertama 2021 yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi positif. Momentum pemulihan ekonomi ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin dengan semakin menggenjot daya saing produk lokal Indonesia.

“Persaingan di pasar global semakin ketat dan dinamis. Kementerian Perdagangan akan terus memberikan pendampingan dan fasilitasi kepada para pelaku usaha sesuai arahan Menteri Perdagangan untuk terus berupaya mendorong ekspor sektor UKM. Kami akan sangat terbuka untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam mengakselerasi pengembangan produk lokal Indonesia,” jelas Didi.

Klinik desain di Pidie Jaya menghadirkan dua narasumber yaitu para desainer klinik desain IDDC Kementerian Perdagangan, Rengkuh Bayu dan Anton Dwinanto. Dalam kegiatan tersebut, para pelaku usaha diberikan informasi tentang pengembangan desain berikut konsultasi langsung dengan para narasumber.

Miftah menuturkan, IDDC adalah wadah kolaborasi untuk pengembangan desain produk dan kemasan antara desainer dan pelaku usaha agar menghasilkan produk ekspor bernilai tambah. Beberapa program unggulan IDDC yaitu Designers Dispact Service (DDS), klinik desain dan produk, serta Good Design Indonesia.

"Klinik desain yang diselenggarakan di kabupaten Pidie Jaya kali ini dilakukan secara hibrida. Pada kesempatan ini, kami fokus kepada produk kerajinan dan kemasan makanan olahan,” tutur Miftah.


Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Kanal

Mendag Lutfi Optimistis Indonesia Bakal Jadi Negara Adi Daya

Saat ini, perekonomian Indonesia memang masih terbilang ngos-ngosan. Suatu saat nanti, Ind
berita-headline

Viral

Jagung Mahal, Mendag Lutfi Sudah Prediksi, Masalahnya Stok Memang Tak Cukup

Hari-hari ini, masalah jagung cukup menyalitkan para peternak ayam petelur. Lantaran jagung langk
berita-headline

Viral

Mendag Lutfi: Ekspor Meroket, Sumbangan UMKM Masih Nomor Buncit

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyebutkan bahwa nilai ekspor dari pelaku usaha mikro kecil d
berita-headline

Viral

Erick Thohir Jamin Mendag Lutfi Bukan Sosok yang Suka Impor

Sejak awal, Presiden Joko Widodo mewanti-wanti para menteri untuk mengurangi ketergantungan terha
berita-headline

Viral

Neraca Dagang Surplus Besar Ekonomi Segera Pulih, Mendag Lutfi Sumringah

Dari hari ke hari, neraca perdagangan Indonesia menunjukkan pergerakan yang menggembirakan. Di ma