https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   23 August 2021 - 11:43 wib

Geliat Generasi Muda Bergerak Beri Solusi di Tengah Pandemi

"Beri aku seribu orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya, dan beri aku sepuluh pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia,” kata Soekarno, bapak bangsa Indonesia.

Kalimat tersebut adalah sebuah suntikan semangat untuk para anak muda agar bisa menjadi penggerak bangsa.

Tanpa peran anak muda, negara tidak bisa berdiri tegak. Lihat saja, jumlah penduduk Indonesia didominasi usia muda.



Hasil sensus penduduk 2020 dari Badan Pusat Statistik (BPS), ternyata generasi Z mencapai 75,49 juta jiwa atau setara dengan 27,94 persen dari total seluruh populasi penduduk di Indonesia 2020 yaitu 270.203.917 jiwa (per September 2020).

Karakteristik generasi Z banyak hidup berdampingan dengan aplikasi digital. Segala permasalahan hidup, selalu mencari solusi lewat kecanggihan digital yang mumpuni saat ini.

Mulai dari belanja online hingga pesan-antar makanan. Konsumsi layanan digital sangat tinggi dianut para generasi Zoomers Indonesia ini.

Lahirnya media sosial dan derasnya informasi serta kecanggihan internet seakan menjadi satu kesatuan mendorong generasi ini terus berkembang dan menjadi sebuah pasar yang menjanjikan.

Dominasi Kedua Anak Muda Berasal dari Generasi Milenial

Sebanyak 69.38 juta jiwa penduduk atau sebesar 25.87 persen orang Indonesia adalah generasi milenial.

Generasi Z adalah mereka yang lahir pada tahun 1997-2021 atau berusia 8-23 tahun.

Sedangkan generasi milenial adalah mereka anak muda yang lahir pada kurun waktu 1981-1996 antara 24 sampai sampán 39 tahun.

Generasi milenial dan generasi Z ternyata memiliki kecenderungan sama, yaitu tidak bisa lepas dengan gawai.

Fenomena dikit-dikit posting di sosial media, membuat hidup seakan tidak lepas dari konten.

Ya, kini semua serba cepat, serba instan. Seakan tidak ingin tersalip dari orang lain, dua generasi ini begitu dominan.

Generasi Milenial dan Z Penguasa Pasar

Tidak heran ketika generasi milenial dan generasi Z cepat sekali menangkap momen grup boyband K-Pop BTS berkolaborasi dengan McDonald pada Juni 2021.

Boom! Langsung Cuan. Permintaan terhadap produk sangat tinggi dari para penggemar BTS yang terkenal dengan sebutan ARMY itu.

Raksasa waralaba terbesar di dunia itu untung hingga Rp.31,8 Triliun. Tentunya ini adalah bagian dari pengaruh para penggemar yang loyal dengan karya BTS.

Gelora Semangat Berbagi

Dibalik itu, ada banyak hal yang bisa dilihat. Rasa sharing is caring sangat besar di antara dua generasi ini.

Gerakan sosial pun terbentuk untuk para pengemudi ojek online (ojol).

Rasa terima kasih ARMY kepada para pengemudi ojol yang sudah berusah payah mengantri BTS meal hingga makanan yang dipesan sampai ke rumah, menjadi sebuah pergerakan yang luar biasa.

Lewat laman platform donasi, kitabisa, ARMY berhasil mengumpulkan dana hingga ratusan juta rupiah.

Begitu pun dengan Cathy Sharon yang menjadi salah satu inisiator Anak Bangsa Peduli, bersama aktris lain yang berhasil mengumpulkan Rp.5 Miliar untuk kebutuhan tenaga kesehatan (nakes) di tengah pandemi melalui laman yang sama.

"Yuk, kita menjadikan solusi, jangan hanya bisa komplain saja, mengeluh, terus ya bisa komentar saja di wa (whatsapp), tidak melakukan sesuatu," jelas Cathy.

Aksi sosial lainnya yang kini terasa di masa pandemi adalah banyak generasi muda juga saling bahu-membahu membantu kebutuhan orang lain.

Contohnya adalah tokoh muda seperti Arief Muhammad yang langsung membantu memberikan solusi dari berbagai kesulitan para pengikutnya di instagram.

Arief Muhammad berhasil membuat tren Ikoy-Ikoyan sebagai ajang berbagi dari para influencer kepada pengikutnya.

Ada yang terjepit jeratan pinjaman online, tidak bisa membayar uang kuliah, SPP sekolah, hingga membeli laptop untuk sekolah online, kerap diselesaikan oleh Ikoy-Ikoyan gaya Arief Muhammad.

Tentunya bukan menjadi sebuah pembentukan mental mengajarkan untuk mengemis, tetapi bagaimana mencari cara untuk memberikan solusi di tengah kesulitan orang menghadapi masa sulit seperti ini.

Tren keinginan masyarakat saat ini adalah bagaimana bisa mencari solusi dengan cepat. Hal itu juga diharapkan kepada hadirnya media.

Inilah.com Hadir Beri Warna Berbeda

Sebagai media yang memiliki tagline titik tengah. titik cerah,  inilah.com hadir dengan mengangkat konsep jurnalisme solusi.

Artinya, Inilah.com hadir mencari solusi dari kesulitan yang tengah dihadapi masyarakat. Mungkin jurnalisme solusi belum begitu akrab di telinga masyarakat.

Tetapi, Inilah.com yakin dengan beragam persoalan yang kerap ditemui sehari-hari di tengah masyarakat, hadir untuk memberikan solusi, dan tidak hanya berisi konten berita.

Dengan memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang didominasi generasi milenial dan generasi Z, Inilah.com tidak hanya punya warna berbeda, tetapi juga menjadi sebuah acuan untuk memberikan energi positif dalam memberikan peran sebagai pilar keempat demokrasi di Indonesia.

Bersama CEO muda, penulis handal, pengusaha, politisi, dan aktivis yang juga dari generasi milenial, Fahd Pahdepie, Inilah.com optimis bisa terbang lebih tinggi dan melampaui kejayaan yang pernah dicapai dari yang terdahulu.

Potret anak muda, generasi milenial sukses terlihat dari sosok Fahd. Memiliki segudang literasi yang tidak ada habisnya membahas berbagai topik pembicaraan, Fahd seakan memberikan power untuk kehidupan Inilah.com dengan nafas baru.

Meski tidak memiliki latar belakang pengalaman di dunia pers, Fahd ternyata bisa memberikan insight seputar pemberitaan dan isi berita yang tidak biasa dan berbobot.

Jiwa pemimpin dari pria kelahiran 22 Agustus 1986 ini sangat terasa. Sifatnya tegas, murah senyum, cekatan, membuat orang lain bisa langsung berkata the right man in the right place benar adanya.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Penerima Vaksinasi Lengkap COVID-19 di Indonesia Capai 62.166.916 Juta Orang

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 melaporkan bahwa penerima vaksinasi lengkap COVID-19 (dosis pert
berita-headline

Viral

CT Value Rendah Tidak Bisa Gambarkan Varian Baru Mu?

Sebuah fenomena aneh yang terjadi pada sejumlah pasien covid-19 di Rumah Sakit Lapangan Indrapura
berita-headline

Viral

MUI: Kita Ajak Umat untuk Vaksinasi

Majelis Ulama Indonesia (MUI) terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya
berita-headline

Inersia

Inilah Dampak Memaksakan Revenge Travel saat Pandemi

Revenge travel adalah fenomena balas dendam rekreasi akibat jenuhnya pembatasan sosial, ya
berita-headline

Inersia

Tren Menikah Pandemi, Sajian Makanan Dibawa Pulang

Selain penyesuaian dalam jumlah tamu undangan, perubahan cara penyajian makanan dalam wadah tertu