Kapendam Jaya Angkat Suara Soal Dugaan Rachel Vennya Kabur dari Karantina

Kapendam Jaya Angkat Suara Soal Dugaan Rachel Vennya Kabur dari Karantina - inilah.com
istimewa

Selebgram Rachel Vennya diduga kabur dari karantina usai datang dari urusan pekerjaannya dari New York. Kabar ini langsung viral di dunia maya.

Kodam Jaya selaku Kogasgabpad Covid 19 merespon terkait berita viral kaburnya Selegram Rachel Vennya dari karantina di RSDC (Rumah Sakit Darurat Covid-19) di Wisma atlet Pademangan.

Kapendam Jaya, Kolonel Arh Herwin BS melalui siaran pers resmi menjelaskan, saat ini Pihak Kodam Jaya sedang dalam proses penyelidikan terkait berita kaburnya Selegram Rachel Vennya dari Karantina di RSDC Wisma Atlet Pademangan.

“Pemeriksaan yang dilakukan dimulai dari Hulu sampai ke Hilir dalam arti pemeriksaan dilakukan dimulai dari Bandara sampai dengan di RSDC wisma Pademangan,” kata Kolonel Arh Herwin BS seperti dikutip dari siaran pers, Jakarta, Rabu, (13/10/2021).

Baca juga  Lewis Hamilton Catat Rekor Kemenangan F1 ke-100 Usai Juarai GP Rusia

Dari hasil penyelidikan sementara, terdapat temuan bahwa adanya Oknum anggota TNI bagian Pengamanan Satgas di Bandara yang melakukan tindakan Non Prosedural.

Keputusan Ka Satgas Covid 19 No.12/2021 tanggal 15 September 2021 menyatakan bahwa yang berhak mendapat fasilitas Repatriasi karantina di RSDC Wisma Pademangan adalah:

1. Para pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kembali ke Indonesia dan menetap minimal 14 hari di Indonesia,

2. Pelajar/Mahasiswa Indonesia setelah mengikuti pendidikan atau melaksanakan tugas belajar dari Luar Negri dan,

3. Pegawai Pemerintah RI yang kembali ke Indonesia setelah melaksanakan perjalanan dinas dari Luar Negeri.

Baca juga  Ribuan Masyarakat Terdampak COVID-19 Terima Donasi dari The Foodhall

“Pada Kasus selegram Rachel Vennya menunjukkan bahwa yang bersangkutan tidak berhak mendapat fasilitas tersebut. Pada saat pendalaman kasus, ditemukan adanya dugaan tindakan Non Prosedural oleh oknum anggota Pengamanan Bandara Soetta (TNI)  berinisial An.FS, yang telah mengatur agar Selegram Rachel Ven dapat menghindari Prosedur pelaksanaan karantina yang harus dilalui setelah melakukan perjalanan dari Luar Negri,” jelas Kapendam Jaya.

Atas perintah Pangdam Jaya selaku Pangkogasgabpad Covid 19, maka proses pemeriksaan dan penyidikan terhadap oknum tersebut akan dilakukan secepatnya.

Penyelidikan juga akan dilakukan terhadap tenaga sektor kesehatan, tenaga pengamanan dan penyelenggara karantina lainnya agar diperoleh hasil yang maksimal sebagai bahan evaluasi sesuai dengan SE Satgas Covid 19 Nomor 18/2021 yang mana bahwa tamu/warga yang baru datang dari Luar Negri wajib melaksanakan karantina selama 8×24 jam.

Baca juga  Segala Jenis Pengobatan COVID-19 Wajib Uji Klinis

Tinggalkan Komentar