Kapolri Apresiasi Gagasan Fadil Imran

Kapolri Apresiasi Gagasan Fadil Imran - inilah.com

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memuji Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran yang telah menggagas Vaksinasi Merdeka untuk percepatan vaksinasi.

Pujian itu didasari atas pencapaian Fadil yang telah 100 persen vaksinasi dosis pertama di Bulan Kemerdekaan ini dengan mendirikan gerai vaksin di 900 RW di Jakarta. Bahkan mantan Kabareskrim itu menantang Kapolda Metro untuk menyelesaikan vaksinasi dosis kedua sampai akhir Agustus 2021 ini.

“Saya tantang akhir Agustus atau September dosis kedua sudah 100 persen ya Pak Fadil,” kata Listyo.

Program vaksinasi merupakan program yang kerap diusung pemerintah pusat dan diikuti seluruh jajarannya demi menekan angka kasus kematian akibat Covid-19 di Indonesia. Karena itu, dirinya memerintahkan kepada pimpinan wilayah lain untuk mengikuti program yang digagas Kapolda Metro Jaya.

Baca juga  Diapresiasi Kapolri, Ini Sepak Terjang Fadil Imran

Langkah tersebut adalah salah satu upaya mengejar target Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewujudkan herd immunity atau kekebalan komunal yaitu mewujudkan vaksinasi 70 persen masyarakat Indonesia bisa tercapai.

Atas apresiasi tersebut, Fadil mengatakan pandemi Covid-19 meruapakan sudah skenario Tuhan sehingga setiap manusia bisa kembali ke jati diri. Sedangkan sifat khas bangsa Indonesia adalah sifat gotong royong.

Hal itu terlihat dari antusiasnya warga yang ingin mengikuti program vaksinasi merdeka. Begitu juga banyak relawan yang berasal dari pengurus RT/RW, juru pemantau jentik (jumantik), PKK hingga mahasiswa ikut membantu lancarnya program vaksinasi merdeka.

“Ditanya mengapa mereka mau jadi relawan vaksinasi? Mereka sampaikan kami cinta Indonesia, kami cinta Jakarta, kami cinta semuanya agar semuanya segera bisa keluar dari pandemi,” ujarnya.

Baca juga  Perundingan IUAE-CEPA Siap Dimulai, Mendag Lutfi Optimis Bakal Gairahkan Pasar Ekspor

Mantan Kapolda Jawa Timur ini pun memberikan apresiasi kepada seluruh relawan yang hingga kini masih mengusung kegotong-royongan di tengah masyarakat. “Jakarta adalah sebuah kampung besar, sifat gotong royong dan semangat tolong menolong pun masih ditemukan,” jelasnya.

Tinggalkan Komentar