Kasus Diduga Kabur Karantina Sedang Diusut, Rachel Vennya Akhirnya Minta Maaf

Kasus Diduga Kabur Karantina Sedang Diusut, Rachel Vennya Akhirnya Minta Maaf - inilah.com
istimewa

Masyarakat dihebohkan dengan kabar selebgram Rachel Vennya diduga kabur dari masa karantina Covid-19 usai pulang dari New York menghadari acara fashion Show Erigo X. Permintaan maaf tersebut dia tampilkan dalam instastory pada Kamis, (14/10/2021).

“Hallo teman teman semua, aku mau minta maaf sama kalian semua atas semua kesalahan aku,” tulisnya pada akun instagram @rachelvennya.

Rachel menyadari dia merugikan orang lain. Karena itu, dia meminta maaf sebesar-besarnya.

“Kadang aku nyakitin orang lain, merugikan orang lain, egois & sombong. Aku meminta maaf yang sebesar-besarnya dan semoga menjadi pelajaran buat aku untuk selalu berfikir saat melangkah ke depan dengan baik. Untuk sahabat-sahabat online aku yang belum pernah ketemu aku tapi selalu mendukung aku dari dulu, aku mau bilang terima kasih,” tambah Rachel Vennya.

Baca juga  Wagub DKI Sebut Zona Merah Jakarta Hanya Tinggal Satu RT

Sebelumnya, Kapendam Jaya, Kolonel Arh Herwin BS dalam keterangan resminya menjelaskan, saat ini Pihak Kodam Jaya sedang dalam proses penyelidikan terkait berita kaburnya Selegram Rachel Vennya dari Karantina di RSDC Wisma Atlet Pademangan.

Dari hasil penyelidikan sementara, terdapat temuan bahwa adanya Oknum anggota TNI bagian Pengamanan Satgas di Bandara yang melakukan tindakan Non Prosedural.

Keputusan Ka Satgas Covid 19 No.12/2021 tanggal 15 September 2021 menyatakan bahwa yang berhak mendapat fasilitas Repatriasi karantina di RSDC Wisma Pademangan adalah:

1. Para pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kembali ke Indonesia dan menetap minimal 14 hari di Indonesia,

Baca juga  Geliat Generasi Muda Bergerak Beri Solusi di Tengah Pandemi

2. Pelajar/Mahasiswa Indonesia setelah mengikuti pendidikan atau melaksanakan tugas belajar dari Luar Negri dan,

3. Pegawai Pemerintah RI yang kembali ke Indonesia setelah melaksanakan perjalanan dinas dari Luar Negeri.

“Pada Kasus selegram Rachel Vennya menunjukkan bahwa yang bersangkutan tidak berhak mendapat fasilitas tersebut. Pada saat pendalaman kasus, ditemukan adanya dugaan tindakan Non Prosedural oleh oknum anggota Pengamanan Bandara Soetta (TNI)  berinisial An.FS, yang telah mengatur agar Selegram Rachel Ven dapat menghindari Prosedur pelaksanaan karantina yang harus dilalui setelah melakukan perjalanan dari Luar Negri,” jelas Kapendam Jaya.

Atas perintah Pangdam Jaya selaku Pangkogasgabpad Covid 19, maka proses pemeriksaan dan penyidikan terhadap oknum tersebut akan dilakukan secepatnya.

Baca juga  Perkembangan COVID-19, Luhut: Angka Kematian Sudah Turun

Tinggalkan Komentar