Selasa, 07 Februari 2023
16 Rajab 1444

Kasus Set Top Box Meledak, Kominfo: Sumber Masalah dari Korsleting Listrik

Selasa, 06 Des 2022 - 22:17 WIB
Penulis : Ibnu Naufal
Pedagang menjual STB di Pasar Kebayoran, Jakarta.
Pedagang menjual Set Top Box di Pasar Kebayoran, Jakarta, Jumat (4/11/2022). (Foto: Inilah.com/Agus Priatna)

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyampaikan hasil investigasi soal insiden set top box (STB) yang meledak. Peristiwa itu sebelumnya ramai di media sosial.

Direktur Penyiaran Ditjen PPI Kemenkominfo, Geryantika Kurnia, mengatakan yang meledak bukanlah perangkat STB sebagaimana rumor yang beredar.

“Saya sampaikan ke teman-teman kemarin viral set top box meledak, set top box berbahaya. Nah, jangan percaya isu-isu itu. Ternyata saat kita investigasi, ternyata bukan set top box-nya yang rusak atau meledak,” ujar Gery dalam sebuah webinar dikutip Selasa (6/12/2022).

Gery menjelaskan, berdasarkan investigasi yang dilakukan, ternyata insiden terbakar tersebut terjadi berkaitan dengan korsleting listrik.

Baca juga
Dinilai Lamban, Kominfo Klaim Distribusi STB Capai 99%

Adapun, sambung Gery, ditemukan satu konektor hampir dipakai 6-7 sambungan. Menurutnya, hal tersebut bahaya.

“Ketika dicek set top box-nya itu nggak ada masalah. Jadi, kalau ada isu-isu [seperti set top box] itu dicek dulu,” tegas dia.

Lebih lanjut demi keamanan bersama, Gery mengimbau masyarakat untuk membeli perangkat STB yang sudah tersertifikasi oleh Kemenkominfo karena ada jaminan kualitas dan garansi dari pabrikan.

Sebagai pedoman, masyarakat dapat membeli STB yang memiliki tanda khusus di kemasan perangkat, yakni logo DVB T2, tulisan Siap Digital, dan gambar maskot Modi.

Sebelumnya, ramai di media sosial sebuah video berdurasi 15 detik yang memperlihatkan TV tabung hangus terbakar. TV analog tersebut diduga meledak lantaran menggunakan STB yang tak memenuhi standar.

Baca juga
Kominfo Jangan Inkonstitusional, MA Batalkan Aturan Sewa Slot Multipleksing TV Digital

“Harap berhati-hati STB abal-abal bikin TV meledak, hati-hati jangan kelamaan nyalain TV pakai STB,” demikian keterangan di video tersebut.

Adapun, STB merupakan perangkat elektronik tambahan yang dibutuhkan agar TV analog tetap dapat menangkap siaran TV digital. Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp150.000 hingga Rp500.000.

Perangkat ini belakangan dibutuhkan masyarakat seiring dilakukannya suntik mati siaran TV analog atau analog switch off (ASO) pada 2 November 2022.

Tinggalkan Komentar