Selasa, 31 Januari 2023
09 Rajab 1444

KBRI Ankara: Tak Ada WNI Jadi Korban Bom di Istanbul Turki

Senin, 14 Nov 2022 - 10:56 WIB
Penulis : Wiguna Taher
201507272256 - inilah.com
(Dokumentasi). Petugas penjinak bom memperingatkan warga untuk menjauh saat ia mulai memeriksa paket mencurigakan di Lapangan Taksim di pusat kota Istanbul, Turki, Minggu (26/7/2022). (Foto: reuters/Yagiz Karahan )

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Ankara menyampaikan bahwa sejauh ini tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam peristiwa ledakan bom di daerah Taksim, Istanbul, Turki, Minggu (13/11/2022) sekitar pukul 16.20 waktu setempat.

Sejauh ini diperoleh informasi bahwa sekurangnya enam orang tewas dan 53 orang mengalami luka- luka akibat kejadian tersebut. Pelaku dan motif dari tindak kejahatan itu masih dalam penyelidikan polisi Turki.

“Hingga saat ini tidak terdapat informasi mengenai WNI yg menjadi korban,” demikian menurut KBRI Ankara dalam keterangannya pada Senin (14/11/2022).

KBRI Ankara dan KJRI Istanbul saat ini terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan otoritas setempat serta komunitas masyarakat Indonesia yang ada di sekitar lokasi.

Baca juga
Swedia Terus Lobi Turki untuk Bergabung dengan NATO

Berdasarkan catatan KJRI Istanbul, jumlah WNI yang menetap di Istanbul sekitar 500 orang.

Namun demikian, lokasi kejadian tersebut adalah salah satu tujuan favorit wisatawan asing, termasuk WNI, yang melakukan perjalanan wisata ke Istanbul.

Terkait peristiwa ledakan bom itu, pihak KBRI Ankara dan KJRI Istanbul mengimbau masyarakat Indonesia di Istanbul dan sekitarnya untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari tempat keramaian jika tidak ada keperluan mendesak.

Para WNI di Istanbul dan sekitarnya juga diminta agar segera menghubungi otoritas setempat dan Perwakilan Indonesia bila berada dalam keadaan darurat.

Pemerintah Indonesia mengecam aksi serangan bom yang terjadi di Taksim, Istanbul dan menyampaikan duka cita yang mendalam atas korban meninggal dan luka-luka.

Baca juga
Terkait Jalan Ataturk, Pemprov DKI Bersurat ke KBRI Ankara

Pemerintah Indonesia berharap para pelaku yang bertanggungjawab atas kejadian ledakan bom itu dapat segera ditangkap.

Pemerintah Indonesia juga menghargai keputusan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk tetap menghadiri pertemuan G20 di Indonesia di tengah kedukaan ini.

Tinggalkan Komentar