Senin, 11 Mei 2026 | 23 Dzulqa'dah 1447
inilah.comarenasepak bolaKecewa dengan FIFA dan UEFA, Eric Cantona Serukan Boikot Israel dari Sepak Bola Dunia

Kecewa dengan FIFA dan UEFA, Eric Cantona Serukan Boikot Israel dari Sepak Bola Dunia

Ikhsan Medium.jpeg
Jumat, 19 September 2025 - 10:48 WIB
Share
Legenda MU Eric Cantona saat menyampaikan orasi dalam acara amal untuk Palestina di Wembley Arena, London, Rabu (17/9/2025). (Foto: huckmag.com)

Legenda MU Eric Cantona saat menyampaikan orasi dalam acara amal untuk Palestina di Wembley Arena, London, Rabu (17/9/2025). (Foto: huckmag.com)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung
KecilBesar

Legenda Manchester United (MU), Eric Cantona, kembali membuat gebrakan. Kali ini, ia tidak sedang di lapangan, melainkan di panggung internasional, menyerukan boikot tegas terhadap Israel dari kancah sepak bola dunia.

Seruan ini disampaikannya dalam acara amal untuk Palestina di Wembley Arena, London, Rabu (17/9/2025) lalu, di mana mantan bintang asal Prancis ini meluapkan kekecewaannya terhadap FIFA dan UEFA.

Cantona mempertanyakan standar ganda yang diterapkan kedua badan sepak bola tertinggi itu. Ia membandingkan respons cepat FIFA dan UEFA terhadap Rusia pasca-invasi ke Ukraina.

"Empat hari setelah Rusia memulai perang dengan Ukraina, FIFA dan UEFA membekukan sepak bola Rusia," ujarnya di hadapan audiens yang memadati ruangan.

"Tapi sekarang, kita melihat 716 hari atas apa yang disebut Amnesty International sebagai genosida di Palestina, dan Israel masih bisa berpartisipasi."

"Kenapa ada standar ganda?" tanya Cantona penuh emosi. "FIFA dan UEFA harus membekukan Israel."

Sepak Bola Punya Kekuatan untuk Perubahan

Pria yang dikenal dengan julukan 'The King' ini meyakini bahwa sepak bola punya kekuatan besar untuk membawa perubahan sosial, seperti yang terjadi di masa lalu. Ia mengambil contoh kasus boikot yang pernah diberlakukan terhadap sistem apartheid di Afrika Selatan.

"Kita ingat apartheid di Afrika Selatan. Boikot di bidang olahraga berperan penting mengakhiri apartheid," tegasnya.

Cantona secara gamblang meminta klub-klub dan para pemain di seluruh dunia untuk mengambil sikap berani.

"Klub di mana pun harus menolak tim dari Israel. Pemain harus menolak bertanding lawan tim dari Israel," serunya.

Baginya, para penggemar sepak bola juga memiliki kekuatan yang sama besarnya.

"Penggemar sepak bola di seluruh dunia adalah kekuatan itu sendiri," imbuhnya. "Inilah saatnya bagi semua orang untuk bergabung dengan saya. Anda akan ikut saya? Anda tidak bisa bilang tidak, karena Anda adalah kekuatan itu sendiri."

Orasi Cantona ini bukan hanya sekadar ajakan, tetapi sebuah tantangan langsung kepada para pemain, klub, dan penggemar untuk bersatu demi keadilan. Ia berharap, langkah ini bisa menjadi momentum untuk menekan otoritas sepak bola global agar mengambil tindakan tegas, sesuai dengan prinsip-prinsip kemanusiaan yang seharusnya dijunjung tinggi dalam olahraga.

 

0 suka
0 bookmark
Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com