Senin, 04 Juli 2022
05 Dzul Hijjah 1443

Kecewa, Nirina Zubir Merasa Dijebak Saat Tampil di Televisi Swasta

Jumat, 19 Nov 2021 - 12:23 WIB
nirina zubir
istimewa

Aktris Nirina Zubir merasa dijebak saat tampil di sebuah televisi swasta. Dia juga menuntut televisi swasta yang meminta dia mengisi menjadi nara sumber untuk minta maaf atas kejadian itu.

Saat itu, Kamis, (18/11/2021), Nirina akan tampil di salah satu program acara salah satu televisi swasta, yang bertujuan untuk memaparkan cerita tentang pengalaman sang Bunda yang menjadi korban mafia tanah. Enam aset properti milik ibunya yang bernama, Cut Indria Marzuki, tanpa sepengetahuan keluarga ternyata diganti namanya oleh Asisten Rumah Tangga (ART) ibunya.

Saat ini sudah ada lima tersangka dari kasus tersebut yang tengah berjalan dan diusut oleh kepolisian.

Baca juga
Komite I DPD RI Desak ATR/BPN Berantas Mafia Tanah

“Sumpah kecewa banget sama tvONE. Na enggak ngerti, Na sudah memberikan waktu Nirina sejak jam 5.30 pagi ini untuk memberikan wawancara dan memberikan semua pemikiran Nirina dan juga memberikan pengalaman Nirina untuk Na bagi ke tvOne,” ungkap Nirina dikutip dari instagram stories, Jumat, (19/11/2021).

Kekecewaan Nirina semakin memuncak ketika dipertemukan dengan seorang pengacara yang mengaku sebagai kuasa hukum mantan ART, yang ternyata dia tidak pernah mengenal orang tersebut.

Nirina merasa kuasa hukum yang dipertemukan saat acara tersebut bukan yang pernah dia temui. Nirina kecewa karena televisi swasta tersebut memberikan panggung kepada pengacara tersebut. Nirina dan kuasa hukumnya sontak menuntut permintaan maaf.

Baca juga
Sengketa 4.168 Meter Lahan di Salembaran Jaya Disebut Bagian dari PIK 2

“Kalaupun itu dia lawyer baru, come on, banyaklah pasti lawyer-lawyer yang pada saat seperti ini bermunculan, tapi masak sih dikasih panggung? I’m very disappointed, saya dan lawyer meminta surat permohonan minta maaf dari tvOne, saya tunggu,” ujarnya.

Nirina mengaku sebelumnya tidak pernah diberitahukan jika akan dipertemukan oleh kuasa hukum mantan ART tersebut. Dia hanya tahu akan dipertemukan dan berdiskusi dengan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk membahas tentang masalah mafia tanah.

Tinggalkan Komentar