Rabu, 13 Mei 2026 | 25 Dzulqa'dah 1447
inilah.comarenasepak bolaKecewanya Pramono Persija Vs Persib Batal Main di Jakarta

Kecewanya Pramono Persija Vs Persib Batal Main di Jakarta

Ivan Medium.jpeg
Rabu, 6 Mei 2026 - 22:32 WIB
Share
 Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (20/2/2026). (Foto: Antara/Lifia Mawaddah Putri)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (20/2/2026). (Foto: Antara/Lifia Mawaddah Putri)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung
KecilBesar

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, tak mampu menyembunyikan rasa kecewanya setelah laga big match antara Persija Jakarta vs Persib Bandung resmi dipindahkan dari Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK).

Orang nomor satu di Jakarta ini mengaku merasakan kesedihan yang sama dengan para pendukung setia Macan Kemayoran, The Jakmania.

"Saya termasuk yang kecewa. Jadi bukan hanya The Jakmania saja, saya pribadi pun merasakan hal yang sama," ungkap Pramono saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Laga yang dijuluki sebagai "El Clasico Indonesia" ini sedianya menjadi pesta sepak bola di jantung Ibu Kota. Namun, harapan melihat duel panas itu di GBK harus pupus setelah pihak keamanan memberikan lampu merah.

Kondisi keamanan Jakarta yang dinilai masih rawan untuk laga bertensi tinggi menjadi alasan utama di balik keputusan pahit ini.

Meski berat hati, Pramono menegaskan bahwa dirinya harus menanggalkan ego sebagai penggemar sepak bola demi tugasnya menjaga stabilitas Jakarta.

"Apa pun keputusan bersama ini, saya terima. Ada alasan atau reasoning yang menurut saya sangat masuk akal. Bagaimanapun, tugas saya sebagai Gubernur adalah memastikan Jakarta tetap adem, ayem, dan tentrem," tambahnya.

Terbang ke Samarinda

Kepastian pindahnya lokasi pertandingan dikonfirmasi langsung oleh Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus. Setelah melakukan koordinasi intensif di Mabes Polri, diputuskan bahwa laga pekan krusial ini akan diboyong ke Pulau Kalimantan.

"Liga memutuskan untuk digelar di Samarinda, Kalimantan Timur. Waktunya tidak berubah, tetap tanggal 10 (Mei) pukul 15.30 WIB," jelas Ferry.

Keputusan memindahkan laga ke Samarinda diambil setelah pihak kepolisian memberikan masukan terkait risiko keamanan jika pertandingan tetap dipaksakan digelar di Jakarta.

Bagi warga Jakarta, keputusan ini memang mengecewakan, namun langkah "mengungsi" ke Samarinda dianggap sebagai jalan tengah terbaik agar kompetisi tetap berjalan tanpa mengorbankan keselamatan publik.

0 suka
0 bookmark
Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com