Jumat, 30 September 2022
04 Rabi'ul Awwal 1444

Kematian Brigadir J, IPW Khawatirkan Komnas HAM Copy Paste Timsus

Jumat, 29 Jul 2022 - 22:34 WIB
Ketua IPW Sugeng Imam Santoso. (Foto: Istimewa)
Ketua IPW Sugeng Imam Santoso. (Foto: Istimewa)

Pengusutan kasus tewasnya Brigadir J alias Nopryansyah Yoshua Hutabarat di rumah dinas Kadiv Propam nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo terus bergulir. Selain Tim Khusus (Timsus) Polri, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) turut ambil bagian dalam pengusutan tersebut.

Setelah melalui serangkaian kegiatan, Komnas HAM sebagai pihak di luar Timsus Polri, meyakini pengusutan
kasus kematian Brigadir J ini sebentar lagi akan menemui titik terang.

Namun, Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Imam Santoso mengkhawatirkan hasil penyelidikan yang didapat oleh Komnas HAM hanya akan copy paste atau menyalin dari Timsus.

“Komnas HAM hanya akan copy paste timsus. Karena Komnas HAM tidak punya perangkat sistem dan teknologi yang mengkritisi hasil kerja Timsus,” kata Sugeng saat dihubungi Jumat (29/7/2022).

Baca juga
Inilah Saham-saham Pilihan Rabu, 23 Maret 2022

Dia menjelaskan, walaupun Komnas HAM menemui dan menggunakan ahli diluar polri, kesimpulan yang dihasilkan berpeluang akan tetap sama dengan Timsus.

“Komnas HAM akan mendapat data dari timsus. Sehingga kesimpulannya saya duga akan sama dengan timsus. Boleh saja pakai ahli dari luar. Tapi bahan bakunya dari Timsus,” sambung Sugeng.

Sugeng pun mengusulkan agar Komnas HAM menyampaikan hasil penyelidikannya lebih dahulu daripada Timsus Polri. Sebab, ujar dia, sudah terlanjur beredar beragam spekulasi di tengah masyarakat seputar kematian Brigadir J. Sehingga, masyarakat pun banyak berhadap kepada hasil pengusutan Komnas HAM.

Tinggalkan Komentar