Sabtu, 28 Mei 2022
27 Syawal 1443

Kemenag: Gus Menteri tidak Kenal dengan Pendeta Saifudin Ibrahim

Kemenag

Kementerian Agama (Kemenag) memberikan klarifikasi atas beredarnya video Saifudin Ibrahim, pendeta yang meminta Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menghapus 300 ayat Alquran.

Plt Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenag, Thobib Al Asyhar menjelaskan bahwa Menag Yaqut atau yang biasa disapa Gus Menteri tidak mengenal dan tidak pernah bertemu dengan pria tersebut.

“Gus Menteri tidak kenal dengan Pendeta Saifudin Ibrahim,” ujar Thobib di Jakarta, Rabu (16/3/2022).

Dirinya memastikan sebelumnya tidak pernah ada agenda pertemuan antara Saifudin dengan Menag Yaqut. Ini terlihat dari buku catatan tamu yang memang tidak tercantum nama Saifudin menyambangi Kemenag RI.

Baca juga
Motornya Digondol Maling, Presiden Jokowi Kasih Motor Baru Buat Ojol Ini

Ia pun menyayangkan pernyataan Saifudin yang mengaku sebagai pendeta itu dan menimbulkan kegeraman masyarakat, khususnya umat Muslim. Terlebih lagi dengan pernyataan terkait paham teroris yang berasal dari lingkungan pesantren.

“Dia lupa bahwa Gus Menteri terlahir dari lingkungan pesantren dan juga keluarganya memiliki pesantren. Gus Menteri bahkan menjadikan kemandirian pesantren sebagai salah satu program prioritasnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, sebuah video beredar di media sosial yakni seorang pria bernama Saifudin Ibrahim meminta agar Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menghapus 300 ayat Alquran.

Alasannya, 300 ayat Alquran yang dia usulkan untuk dihapus itu menjadi sumber ajaran radikal. Tak cukup sampai di situ, Saifudin juga menilai sumber paham terorisme itu berasal dari pesantren sehingga memunculkan kader-kader teroris.

Baca juga
Klaim Kemenag Merupakan Hadiah untuk NU, DPR Nilai Menag Tidak Beretika

Ia juga menyinggung soal aturan tentang volume azan yang ramai diberitakan. Dengan tegas ia mendukung aturan Menag soal volume azan dan menegaskan bahwa urusan volume azan merupakan tugas menteri agama.

Tinggalkan Komentar