Selasa, 29 November 2022
05 Jumadil Awwal 1444

Kemenag Tanggung Biaya Korban Luka Tembok Roboh MTSN 19

Kamis, 06 Okt 2022 - 20:52 WIB
Penulis : Ivan Setyadhi
Kemenag Jamin Biaya Korban Luka Tembok Roboh MTSN 19
Tembok Roboh MTSN 19 Sebabkan 3 Orang Meninggal (Ist.)

Kementerian Agama akan memberi santunan bagi korban meninggal dunia dan luka-luka akibat banjir yang menyebabkan tembok pembatas di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) 19, Cilandak, Jakarta Selatan, roboh.

“Menag Yaqut Cholil Qoumas dan keluarga besar Kementerian Agama sangat berduka dengan musibah yang terjadi di MTsN 19,” ujar Juru Bicara Kementerian Agama Anna Hasbie di Jakarta, Kamis (6/10/2022).

Hujan deras yang berlangsung Kamis siang menyebabkan air masuk ke lapangan MTSN 19 Jakarta Selatan dan menyebabkan tembok pembatas roboh. Tembok itu menimpa tembok panggung tempat anak bermain. Akibatnya, tiga siswa wafat dan dua siswa dirawat.

Baca juga
Ahok Melecehkan 1 Ayat Dipenjara, Kenapa Saifudin Tidak?

Anna mengatakan Menag Yaqut Cholil Qoumas sudah memberikan arahan kepada jajaran Pendidikan Islam untuk mendatangi lokasi kejadian dan segera memperbaiki sarana dan prasarana madrasah. Menag juga minta agar para korban mendapatkan santunan dan bantuan perawatan.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Jaksel Nur Pawaidudin memastikan seluruh biaya perawatan bagi korban luka akan ditanggung sepenuhnya oleh Kementerian Agama. Sementara soal proses belajar mengajar pihaknya akan mencari tempat alternatif.

“Untuk proses belajar mengajar kita akan lihat dulu, tentu kondisi kena banjir tidak bisa digunakan sebelum diperbaiki. Maka kita akan cari tempat lain agar proses belajar mengajar dapat berjalan,” katanya.

Baca juga
Kemenag Tutup Pesantren Cibiru usai Kasus Pemerkosaan Terungkap

Sebelumnya, sebanyak tiga orang tewas tertimpa tembok MTSN 19 yang ambruk akibat banjir di Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Kamis sekitar pukul 14.50 WIB.

Tembok sekolah yang ambruk tersebut disebabkan hujan deras yang memicu luapan air. Kejadian itu dilaporkan salah satu warga melihat adanya tembok ambruk akibat luapan air.

Saat ini petugas pemadam kebakaran, Satpol PP, polisi, dan TNI melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada korban yang terjebak.

Tinggalkan Komentar