Senin, 23 Mei 2022
22 Syawal 1443

Kemenhub Catat Ada Peningkatan 141 Persen Kendaraan Pribadi pada H-5 Lebaran

Kemenhub Catat Ada Peningkatan 141 Persen Kendaraan Pribadi pada H-5 Lebaran
GT Cikampek / Foto: Istimewa

Kementerian Perhubungan atau Kemenhub mencatat adanya peningkatan pergerakan kendaraan pribadi yang meninggalkan Jabotabek ke arah timur melalui Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Berdasarkan pantauan Kemenhub terjadi peningkatan sebesar 141 persen untuk kendaraan pribadi.

“Sedangkan untuk pergerakan kendaraan pribadi, berdasarkan data dari Jasa Marga pada Selasa (26/4) atau H-6, lalu lintas meningkat hingga 89 persen. Jasa Marga kembali mencatat kenaikan hingga 141 persen pada Rabu (27/4) atau H-5 kemarin, jika dibandingkan dengan lalu lintas normal pada periode November 2021,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati, di Jakarta, Kamis (28/4/2022).

Adita mengatakan, hingga H-5 sebanyak 74.634 kendaraan meninggalkan Jabotabek melalui GT Cikampek Utama, yang pada periode normal 2021 sekitar 31.023 kendaraan.

Baca juga
Toyota Hadirkan 302 Lokasi Layanan Servis Selama Mudik Lebaran

Adapun secara kumulatif, sebanyak 951.758 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-10 s.d H-5 Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022 yang jatuh pada periode Jumat-Rabu (22-27 April 2022).

Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung).

“Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 9,4 persen jika dibandingkan lalin normal periode November 2021 dengan total 870.371 kendaraan,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ke tiga arah yaitu mayoritas sebanyak 471.044 kendaraan (49,5 persen) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 289.122 kendaraan (30,4 persen) menuju menuju arah Barat (Merak), dan 191.592 kendaraan (20,1 persen) menuju arah Selatan (Puncak).

Baca juga
5 Kondisi Ibu Hamil yang Tidak Disarankan Berpuasa di Bulan Ramadan

“Dengan animo masyarakat yang tinggi untuk mudik pada tahun ini, pemerintah mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan mudik lebih awal dan tetap menerapkan protokol kesehatan, dalam rangka mewujudkan mudik yang aman dan sehat,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar