Kemenkes Masih Utang Rp15M untuk Insentif Nakes Sumut

Kemenkes Masih Utang Rp15M untuk Insentif Nakes Sumut - inilah.com

Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi meminta kepada Kementeian Kesehatan (Kemenkes) untuk segera membayar tunggakan insentif tenaga kesehatan (nakes) di Sumut yang mencapai Rp15 miliar.

Hal itu diungkapkan langsung kepada Menko Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Panjaitan saat rapat virtual. “Kami minta ini diprioritaskan dan jangan terlalu lama yang nantinya akan menjadi teguran kembali oleh BPK (Badan Pemeriksa Keuangan),” ujar Edy.

Menurutnya tagihan piutang itu adalah insentif nakes yang belum dibayar sejak tahun 2020 lalu oleh Kemenkes. Pasalnya, saat ini sudah masuk akhir 2021 dan para nakes di wilayahnya tentu menunggu bonusnya cair untuk meringankan biaya hidup saat pandemi.

Baca juga  Omicron Mulai Jangkiti Singapura, Malaysia dan Thailand, Pemerintah Wajib Waspada

Diketahui, ratusan nakes yang bertugas melayani pasien Covid-19 di Sumut pada 2020 tertahan lantaran terjadi kesalahan tata kelola manajemen di Pemkot Medan. Akibatnya ratusan nakes belum bisa mencairkan insentifnya selama sembilan bulan terakhir.

Sementara itu Menko Luhut tidak mengomentari soal tinggakan insentif nakes di Sumut. Dirinya hanya menginstruksikan pemerintah daerah Sumut dan Bali dalam persiapan pembukaan kedatangan wisatawan mancanegara.

“”Makanya itu saya minta dipersiapkan dengan baik terutama dari aspek kapasitas tes di bandara, serta antisipasi kerumunan di Bandara nantinya,” kata Luhut.

Tinggalkan Komentar