Rabu, 18 Mei 2022
17 Syawal 1443

Kementerian PUPR Bocorkan Rahasia Menangkan Sayembara Desain IKN

Lokasi Sayembara - inilah.com
Lokasi Sayembara

Kementerian PUPR membeberkan syarat dan kriteria utama sayembara desain konsep perancangan empat bangunan ikonik di Ibu Kota Nusantara.

Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR mengatakan, ada ketentuan umum dan kriteria yang harus dipenuhi peserta agar dapat memenangkan sayembara.

“Dalam sayembara ini peserta harus menyesuaikan dengan KPI (Key Performance Indicator) sehingga bisa memenangkan sayembara,” ujar Diana yang juga Ketua Tim Sayembara, Sabtu (26/3/2022).

Diana menjelaskan, sekiranya ada lima syarat utama yang menjadi indikator penilaian diantaranya kesejahteraan masyarakat, ekologis dan preservasi lingkungan alami, konektivitas kawasan, infrastruktur kawasan dan infrastruktur teknologi informasi.

Kesejahteraan masyarakat yang dimaksud dalam KPI, kata Diana, masyarakat dimudahkan dalam akses, ruang publik dan hunian. Diantaranya, masyarakat dapat mengakses dalam waktu 10 menit ke fasilitas umum, fasilititas sosial dan titik transit.

Baca juga
Enak Bener Sjamsul Nursalim, Nikmati BLBI Rp4,5 Triliun, Kembalikan Rp150 Miliar Nyicil Pula

“Kota masa depan ini akan jadi 10 minutes city, artinya 10 menit bisa kemana mana,” tambahnya.

Kemudian, sambung Diana, pihaknya diamanatkan Presiden Jokowi untuk memastikan adanya area terbuka hijau sekitar 50-70 persen.

“Pak Jokowi sampaikan kepada kami bahwa harus banyak ruang terbuka hijau agar suhu di sana turun sekitar 2 derajat,” jelas Diana.

Integrasi transportasi juga dinilai menjadi instrumen penting dalam desain konsep perancangan dengan mengoptimalkan penggunaan transportasi publik dalam pergerakan dalam kota sekitar 70-80 persen.

“Transportasi akan diintegrasikan dari bangunan satu ke bangunan yang lainnya agar satu sama lain tersambung,” ungkapnya.

Baca juga
Inilah Saham-saham Pilihan Rabu 12 Januari 2022

Dalam segi infrastruktur, Diana menyatakan, konsep harus mengutamakan kapasitas air, udara, sampah dan limbah. Bahkan, memproyeksikan sumber air alternatif dan penggunaan energi terbarukan.

“Prinsipnya yakni green building, bukan hanya hijau tapi hemat energi dan ramah lingkungan,” bebernya.

Lebih lanjutnya, ia mengatakan, infrastruktur teknologi informasi juga mesti diutamakan dengan akselerasi internet 100 persen dan adanya ketersediaan internet di area publik.

“Internet harus mencakup seluruh kawasan, terutama area publik,” pungkas Diana.

Sebelumnya, desain konsep perancangan empat bangunan ikonik di IKN akan digelar Kementerian PUPR. Nantinya, pemenang sayembara akan mendapatkan total hadiah sebesar Rp 3,4 miliar

Tinggalkan Komentar